
Rex begonian
Dari mata turun ke hati. Awalnya hanya melihat-lihat, Marvel, Agatha, dan Nadya jatuh hati dan mengakrabi tanaman hias. Di antara sekian banyak koleksi ”anak hijau” yang mereka rawat, begonia menjadi primadona.
---
TIGA sekawan, Marvel Jerremy, Agatha Natasha, dan Nadya Gotami, menyukai tanaman hias sejak duduk di bangku SMA. Berlanjut saat kuliah, mereka aktif hunting jenis tanaman hias yang lucu-lucu. ’’Tapi, belum beli. Masih lihat-lihat aja,’’ kata Marvel saat ditemui di markas Gaia Planteras, kawasan Tangerang Selatan, pekan lalu.
Setelah itu, ketika mereka lulus kuliah, pandemi Covid-19 menghajar Indonesia. Akibatnya, mereka bertiga sering menghabiskan waktu di rumah saja. Untuk mengusir kejenuhan, mereka mencoba membeli dan merawat tanaman hias. Sampai akhirnya, koleksi mereka makin banyak.
Muncul keinginan untuk memulai bisnis tanaman hias. Pada Desember 2020, lahirlah Gaia Planteras. Mereka semakin gencar riset, memahami cara perawatan tanaman hias, dan mengoleksi apa yang menjadi favorit. Selain peperomia, mereka kecantol rumpun begonia. Agatha menyatakan bahwa begonia itu tanaman hias yang beda. ’’Lucu banget begonia itu. Bentuk daunnya unik, warna dan motifnya juga,’’ kata dia.
Photo
TERTARIK MOTIF UNIK: Marvel, Agatha, dan Nadya dengan beberapa koleksi favorit. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
Memang, salah satu ciri khas begonia adalah bentuk daunnya yang asimetris. Ada yang memanjang, bulat, dan sebagainya. Belum lagi, motif daunnya unik-unik. Misalnya, begonia polkadot yang memiliki motif totol-totol pada daunnya. Warna daun begonia pun beragam. Ada yang merah, putih, abu-abu, dan lain sebagainya.
’’Kami sempat punya 20 jenis begonia,’’ ungkapnya. Selain begonia polkadot yang menjadi favorit, ada begonia moccadot yang juga laris diburu. Kemudian, begonia bintang yang memiliki bentuk daun menyerupai bintang. Selanjutnya, ada begonia curly dengan bentuk daun keriting. Tidak kalah menarik adalah begonia imperialis yang sekilas motif daunnya seperti kulit zebra. Lalu, ada juga rex begonia ”red kiss”.
Harga setiap jenis begonia itu berkisar Rp 99 ribu sampai Rp 250 ribu. Bergantung ukurannya. Menurut Agatha, begonia adalah tanaman yang tidak suka air. ’’Awal-awal kami siram setiap hari. Ternyata bukan seperti itu,’’ jelasnya. Durasi penyiraman sangat bergantung cuaca. Saat musim hujan, penyiramannya tidak perlu sering.
Begonia juga tidak boleh terkena matahari langsung. ’’Kena matahari boleh, tapi tidak setiap saat,’’ jelasnya. Di taman mereka, tanaman hias ditempatkan di bawah pohon yang cukup rindang. Jadi, pancaran sinar mataharinya tidak terlalu berlebihan.
Marvel mengungkapkan, untuk pemberian pupuk, mereka tidak pernah pakai pupuk kimia. Sesekali mereka menggunakan air bekas cucian beras untuk menyiram tanaman begonia. Menurut dia, aslinya air hujan saja sudah cukup. Marvel juga sesekali menyiram tanaman hiasnya dengan bekas air kolam ikan atau akuarium. (wan/c14/nor)
---
SERBA-SERBI BEGONIA
Photo
Begonia moccadot. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
Photo
Begonia polkadot. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
