
VIEW INDAH: Angga (tengah) bersama dua rekannya, Theofilus (kiri) dan Budi Kang saat memancing di Pulau Romang, Maluku Barat Daya. Hobi itu dia jalani sejak tujuh tahun lalu. (Anggara Yuniarto for Jawa Pos)
Berawal dari ajakan teman, Angga ketagihan memancing. Dia punya jadwal khusus untuk melakoni hobinya tersebut, menjelajahi berbagai lautan Indonesia untuk memancing.
---
”Dulu enggak kepikiran bakal suka. Bahkan sempat menganggap mancing itu tugasnya nelayan aja,” kata pemilik nama lengkap Anggara Yuniarto tersebut. Destinasi mancing pertamanya ketika itu adalah Monstero Fishing Park, Lingkar Timur, Sidoarjo.
Pria yang berprofesi tattoo artist tersebut hanya menggunakan teknik dasar dengan umpan sederhana berbentuk ikan. Tak disangka, dia berhasil menangkap banyak ikan. Angga pun ketagihan mencoba lagi di destinasi lain seperti di laut. Tidak sendiri, dia mengajak teman-temannya sesama penghobi mancing. Dengan waktu yang telah terjadwal.
”Biasanya tiap minggu. Bergantung musim, waktu, cuaca, dan angin yang pas. Apalagi kalau di laut,” ujar pria asal Bandung tersebut. Menurut dia, musim angin timur atau barat sebaiknya dihindari untuk memancing di laut karena terlalu riskan dan berbahaya. Untuk mengetahuinya, Angga kerap memantau prakiraan cuaca resmi BMKG.
Arus, pasang surut air, dan fase bulan juga turut diperhatikan jika ingin memancing di laut. Hal tersebut diakui Angga susah dipahami. Dia juga mengandalkan teman, nelayan, atau kapten kapal yang paham kondisi laut.
Tidak selalu mulus, Angga dan teman-temannya sempat lalai saat memancing di laut lepas. Mereka terkena badai. Pengalaman itu sempat membuat mereka kapok dan berusaha lebih jeli lagi. Dia juga pernah mabuk laut saat awal mancing di laut selatan Jawa. ”Ombaknya besar. Kapalnya jadi goyang terus. Tapi, sekarang sudah terbiasa,” ungkapnya, lalu tertawa.
Sejauh ini Angga mengunjungi berbagai spot mancing di laut. Baik di dalam maupun luar negeri. Untuk Indonesia, dia sudah menjelajahi beberapa laut di Jawa, Bali, dan sebagian Indonesia Timur. Misalnya, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku Barat Daya. Di luar negeri, dia sempat menjajal memancing di Maldives. Saat itu dia ditemani sang istri, make-up artist Malva Soewarno.
”Paling keren di Indonesia Timur karena ekosistem lautnya kaya banget,” jelas Angga yang kerap membagikan momen memancing lewat akun Instagram-nya @anggabooth tersebut.
Angga absen memancing selama empat bulan. Sebab, pandemi dan arah angin tidak mendukung. Namun, dia berencana kembali memancing pada November di Pulau Alor.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
