alexametrics

Prairie Dog, Anjing Padang Rumput, Sang Pengerat yang Menggonggong

17 Januari 2021, 20:32:23 WIB

Prairie dog yang menggemaskan itu posturnya menyerupai tupai. Namun, teriakannya seperti anjing yang menggonggong. Hewan satu ini bisa jadi salah satu peliharaan yang eksotis.

SENTUHAN yang lembut membuat empat satwa mungil itu mengeluarkan suara bak anjing yang menggonggong. Terdengar cukup keras. Saling sahut-menyahut. Dia seperti merasa terancam.

Karena bersuara seperti gonggongan anjing itulah, mamalia eksotis yang hidup di padang rumput Amerika Utara, Kanada, dan Meksiko tersebut dinamai prairie dog. Namun, itu jelas bukan salah satu spesies anjing. Prairie dog atau dalam terjemahan bebasnya anjing padang rumput itu merupakan herbivor. Prairie dog juga tergolong satwa pengerat (rodentia).

Perawakannya unik seperti perpaduan tupai tanah dengan tikus. Prairie dog yang memiliki ekor pendek itu kerap menyundulkan hidung satu sama lain saat saling menyapa seperti sedang berciuman. ”Hewan ini imut. Menggemaskan. Dan masih jarang juga dijadikan hewan peliharaan,” kata Budi Wonosasmito, sang pemilik.

Hewan dengan ukuran tubuh 30–40 sentimeter dan berat 0,9 kg–1,8 kg itu memiliki rentang usia 5–8 tahun. Bahkan, bisa lebih dari itu. ”Prairie dog yang saya pelihara ini sudah berusia 10 tahun,” ucap Budi yang menjadi kolektor satwa-satwa eksotis.

Budi mengaku, memiliki prairie dog menjadi kepuasan sendiri bagi dirinya. Satwa tersebut juga bisa jinak ketika terbiasa dipegang dan dirawat. Bahkan, tidak sedikit orang yang suka mengajak prairie dog miliknya untuk jalan atau sekadar sesi foto yang menarik. ”Ekspresi hewan ini sangat imut dan menggemaskan,” tandas dia, lagi-lagi memuji prairie dog itu.

Perawatan prairie dog juga tak sulit. Meski prairie dog memiliki gigi yang tajam, ia makan sayuran. Makanannya sama dengan kelinci. Budi memberikan sayur-sayuran yang tidak terlalu basah. ”Nanti kalau terlalu basah, takutnya diare” ujarnya.

Prairie dog juga suka berbagi makanan dan merawat satu sama lainnya. Mereka hidup berkelompok dan punya kehidupan sosial yang kuat. Saat ada ancaman, mereka akan berdiri dan menggonggong dengan keras untuk memberi tahu kelompoknya. Gonggongan itu bisa berbeda untuk tiap jenis ancaman dari satwa lain. Di habitat aslinya, ancaman bisa datang dari ular derik dan coyote.

Baca Juga: Memelihara Peacock Bass, Predator Cantik dari Amazon

Dari pengalaman Budi, satwa itu hanya membutuhkan kandang yang cukup menampung para prairie dog. Kandang juga harus dilengkapi tempat makan dan minum. Di habitat aslinya di padang rumput, satwa yang memiliki cakar tajam itu menggali sarang di dalam tanah.

Terdapat lima jenis spesies prairie dog. Yakni, prairie dog ekor putih, ekor hitam, Gunnison, Utah, dan Meksiko. Satu ekor prairie dog biasanya dibanderol Rp 10 juta. ”Lumayan mahal karena masih sangat jarang ada di Indonesia,” ujarnya.

FUN FACT PRAIRIE DOG

– Termasuk jenis hewan pengerat, herbivor, dan mamalia. Masih berkerabat dengan tupai tanah.

– Bergigi tajam, punya cakar, dan ekor pendek.

– Hidup berkelompok atau sosial.

– Berteriak seperti gonggongan anjing saat berkomunikasi dengan anggota kelompok atau ketika ada ancaman.

– Suka membenturkan hidung satu sama lainnya seperti berciuman ketika saling menyapa.

– Makanan cukup diberi sayur-sayuran yang tidak terlalu basah.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ayu/c12/jun




Close Ads