alexametrics

Merawat Kucing Hamil di Rumah, Hindari Memandikan supaya Tak Stres

3 Januari 2021, 17:48:01 WIB

Seperti manusia, perawatan kucing bunting perlu beberapa perubahan. Hal tersebut dilakukan supaya induk dan calon anakan bisa sehat sampai dilahirkan. Tingkat stres juga harus dijaga sampai minimal.

CICI terlihat lebih banyak tidur di dalam kandang. Saat bunting, kucing seharusnya memang dijaga agar tidak stres. Salah satunya, membuat kondisi yang nyaman bagi calon induk. Entah diberikan kandang tertutup atau terbuka agar masih bisa berinteraksi dengan kucing lain, tanpa aktivitas fisik berlebihan. ”Kalau saya sendiri, membiarkan Cici banyak istirahat di kandang sendiri. Sedangkan yang lain bebas di luar kandang,” ucap pawrent Cici, Sisca Putri Purnamasari.

Pentingnya menghindari stres pada kucing bertujuan menghindari produksi hormon oksitosin yang berlebih. Reaksi tubuh kucing saat menghadapi stres adalah memproduksi hormon oksitosin. Sayang, kadar hormon yang terlalu tinggi pada kucing bunting bisa memicu kontraksi. ”Bahkan, bisa jadi menimbulkan keguguran nantinya,” ucap drh Tantri Dyah Whidi Palupi.

Selain kondisi kandang, pemilik sebaiknya menghindari memandikan kucing. ”Sebenarnya mandi itu bisa mengakibatkan stres pada kucing. Apalagi, pada kucing bunting ya,” sambung Tantri. Sisca terbiasa memandikan induk kucingnya satu bulan setelah melahirkan.

Secara alamiah, kucing merupakan hewan penyuka kebersihan. ”Jadi, mereka sendiri akan membersihkan diri,” imbuh Tantri. Pawrent cukup menjaga kebersihan lingkungan dan kandangnya. Dengan begitu, jamur dan bakteri bisa dihindari sehingga tidak menyerang tubuh kucing. Sisca menyatakan, pawrent memang harus rajin membersihkan poop kucing. Jangan terbiasa menumpuk poop terlalu lama. Suhu ruangan juga dijaga agar tetap sejuk bagi si kucing.

Pada jenis kucing bulu panjang, bulu memang lebih mudah lepek. Alumnus Universitas Airlangga tersebut menyarankan pemilik kucing untuk mencukur bagian perut dan badan belakang kucing bunting supaya lebih bersih. Nanti itu juga memudahkan kelahiran dan proses menyusu.

Pemberian nutrisi kucing bunting juga relatif berbeda dengan kucing biasa. Ada beberapa komponen gizi yang mesti ditambah. Ia membutuhkan pakan dengan kalori, protein, dan lemak yang tinggi. ”Bisa diberikan pakan khusus kucing bunting. Atau, dilihat sendiri takarannya oleh pemilik,” sambung Tantri.

Kandungan lemak membantu proses kelahiran dan proses menyusui anak kucing. Kadar lemak tetap harus dijaga supaya kucing tak obesitas. ”Batas maksimal penambahan berat badan itu sekitar 40 persen dari berat awal,” jelasnya. Jika induk mengalami obesitas, hal tersebut malah mempersulit proses kelahiran.

Baca Juga: Di Rumah Ada Cat Room Ber-AC 24 Jam Nonstop untuk Delapan Ragdoll

Tantri menyebutkan, pemberian pakan basah atau kering sebenarnya tak jadi masalah. Selama pemilik mengenali besaran kandungan masing-masing, pakan bebas diberikan sesuai kebutuhan. ”Memang kalau pakan basah itu kalorinya cenderung lebih rendah. Jadi, pemilik harus memberikan porsi lebih banyak,” tutur perempuan asal Madiun tersebut. Jika kucing bunting terbiasa mengonsumsi pakan kering, harus diikuti dengan asupan minum yang cukup.

MERAWAT KUCING HAMIL

– Berikan pakan dengan kalori, protein, dan lemak yang tinggi.

– Vitamin boleh ditambahkan jika pakan tidak mengandung vitamin.

– Perhatikan kenaikan berat badan kucing, maksimal sekitar 40 persen dari berat awal.

– Hindari dulu memandikan kucing bunting karena dapat memicu stres hingga paling parah keguguran.

*Sumber: drh Tantri Dyah Whidi Palupi

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : dya/c12/tia


Close Ads