Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Maret 2025 | 05.43 WIB

Ace Attorney: Game di Mana Kamu Jadi Pengacara dalam Sidang yang Menegangkan!

Phoenix Wright: Ace Attorney, game di mana kamu berperan menjadi pengacara dalam kasus yang misterius dan menegangkan (Dok. Steam)

JawaPos.com - Ketika mendengar kata pengacara, banyak orang mungkin langsung berpikir tentang sesuatu yang membosankan atau rumit. Memang benar, dunia hukum penuh tantangan, tetapi dalam Ace Attorney, menjadi pengacara justru menjadi pengalaman yang seru dan mendebarkan! Dari membela klien yang tak bersalah hingga mengungkap kebohongan di ruang sidang, game ini akan membuatmu merasakan ketegangan dan kepuasan dalam mencari kebenaran dari misteri pembunuhan!

Dikutip dari thestudentpocketguide.com, Phoenix Wright: Ace Attorney bisa digambarkan sebagai 'simulator pengadilan hiperaktif'. Game ini membuat kamu berperan sebagai Phoenix Wright, lalu memecahkan kasus-kasus liar dan membuktikannya di pengadilan.

Berbeda dengan film Law and OrderPhoenix Wright: Ace Attorney membawa genre ini ke arah yang lebih tidak terduga. Tantangan untuk memecahkan kasus tetap ada, tetapi di sini kamu berusaha untuk membuktikan ketidakbersalahan klienmu sambil menghadapi tersangka-tersangka yang kerap bertingkah absurd. Tiap ada kasus, kamu akan investigasi, di mana kamu akan menginterogasi saksi dan juga tersangka, serta mencari bukti di TKP.

Pada game ini, terdapat 3 elemen utama dalam permainan Phoenix Wright: Ace Attorney, yakni:

1. Mempelajari Kasus

Setiap kasus kita bisa melihat gambaran awal mengenai kasus yang akan kita kerjakan. Setelah itu, Phoenix Wright akan berbicara dengan detektif untuk mengumpulkan fakta-fakta dasar. Setelah itu, ia juga berbincang dengan kliennya, mendapatkan perspektif mereka mengenai kejadian tersebut. Setidaknya, kamu akan mendapatkan petunjuk awal mengenai kasus tersebut.

Setelah mendapatkan informasi awal, sidang pertama pun dimulai. Meskipun kasus jarang terselesaikan pada hari pertama, dalam persidangan ini akan ditampilkan bukti dan kesaksian saksi untuk membangun gambaran awal mengenai kasus. Dari sini, hakim akan menentukan apakah vonis bisa dijatuhkan atau apakah investigasi lebih lanjut diperlukan.

2. Investigasi Penting

Sebagian besar gameplay di game ini berlangsung di tahap investigasi. Setelah persidangan pertama, dengan informasi yang telah kamu dapatkan, tugasmu adalah mencari jawaban lebih dalam. Kamu bisa kembali ke tempat kejadian perkara dan menelusuri setiap sudutnya untuk memastikan tidak ada petunjuk yang terlewat. Selain itu, kamu juga bisa menginterogasi orang-orang yang mungkin memiliki informasi tambahan.

Sering kali, dalam proses investigasi ini kamu akan menemukan peristiwa baru atau fakta baru yang sebelumnya tersembunyi. Hal ini bisa menjadi kunci untuk menyelamatkan klien!

3. Drama di Ruang Sidang

Bagian yang paling seru di game ini adalah persidangan! Sebagai pengacara kamu akan menghadapi yang namanya 'Cross Examination', di mana kamu akan mendengarkan apa yang dikatakan oleh saksi, dan membuktikan bahwa apa yang dikatakan saksi tersebut tidak benar!

Jika kamu salah memberikan bukti, kamu bisa terkena pinalti. Jika kamu sudah mendapatkan pinalti yang berlebihan, kamu bisa kalah dari game dan harus mengulanginya dari save point sebelumnya.

Pastikan kamu memperhatikan tiap detail dari kasus, bukti, dan perkataan setiap orang terutama saksi. Terus bertanya-tanya terhadap saksi agar kamu mendapatkan fakta baru. Lalu, ketika kamu sudah menemukan bukti yang cocok, berikan dia 'Objection!'.

Baca Juga: Tidak Menyangka Gamenya Laku Keras: Cerita LocalThunk, Developer dari Game Balatro

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore