Bunga telang. (Dok. Jawa Pos)
JawaPos.com–Bunga telang kini semakin populer di kalangan pencinta tanaman sebagai pilihan pagar hidup yang cantik dan ekonomis. Dengan warna-warna menawan, bunga ini tidak hanya memperindah tampilan rumah tetapi juga mudah untuk dirawat.
Dilansir dari laman Renos, berikut adalah panduan lengkap untuk menanam bunga telang di rumah Anda.
Langkah pertama dalam menanam bunga telang adalah memilih bibit yang berkualitas. Bunga telang tersedia dalam berbagai warna, termasuk ungu, merah muda, biru, dan hitam.
Untuk tampilan yang beragam, Anda bisa memilih beberapa varietas sekaligus. Namun, jika Anda menginginkan warna yang seragam dan terlihat kompak, memilih satu jenis saja adalah pilihan terbaik. Ini juga akan mempermudah proses penyemaian karena tidak perlu memilah bibit berdasar warna.
Selanjutnya, siapkan media penyemaian untuk bibit bunga telang. Rendam biji bunga telang selama 7-12 jam. Pilih biji yang tenggelam, yang menandakan bahwa biji tersebut masih sehat.
Media yang bisa digunakan untuk penyemaian meliputi tanah, pasir, sekam bakar, dan kompos. Jika kesulitan menemukan bahan-bahan tersebut, cocopeat dapat menjadi alternatif yang baik karena mengandung kalium tinggi yang dapat mempercepat pertumbuhan.
Letakkan media penyemaian pada tray semai atau wadah bekas, seperti nampan atau panci. Sebar biji yang telah direndam secara merata pada media semai.
Saat menunggu bibit tumbuh, persiapkan lahan tanam. Siram lahan yang gersang selama beberapa hari untuk melunakkan tekstur tanah. Cangkul area tersebut sedalam 20-30 cm untuk menggemburkan tanah dan membuka pori-pori udara, memudahkan akar untuk berkembang.
Setelah lahan dicangkul, berikan pupuk dasar, seperti pupuk kandang, untuk memastikan tanah kaya akan nutrisi. Pupuk kandang ramah tanah dan tidak mengandung residu kimia berbahaya. Sebar pupuk secara merata di area yang telah dicangkul agar bibit mendapatkan cadangan makanan yang cukup.
Langkah selanjutnya adalah grounding, atau menanam bibit bunga telang di lahan yang telah disiapkan. Lakukan penanaman pada sore hari untuk menghindari stres berlebihan pada tanaman. Jangan melakukan penyiraman pada tanaman yang baru ditanam selama 3 hari pertama agar tanaman dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Terakhir, perawatan rutin adalah kunci keberhasilan dalam menanam bunga telang. Pastikan tanaman mendapatkan suplai air yang cukup, terutama selama musim kemarau dengan penyiraman 2 kali seminggu. Perhatikan juga kebutuhan fosfat dan kalium dari tanaman, karena bunga telang dapat mengikat nitrogen bebas yang mendukung pertumbuhan.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menikmati keindahan bunga telang yang memesona dan mempercantik halaman rumah Anda tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
