Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Agustus 2024 | 04.05 WIB

Suka Bermain Basket? Berikut Ini Cedera yang Bisa Terjadi, Salah Satunya pada Lutut dan Jari Tangan

Ilustrasi olahraga bola basket. (Unsplash) - Image

Ilustrasi olahraga bola basket. (Unsplash)

JawaPos.com - Basket menjadi salah satu olahraga favorit yang dimainkan selain sepak bola, futsal, voli, hingga bulu tangkis. Permainan yang mengandalkan kekuatan tangan dan kaki ini, terkadang menyebabkan pemain profesional atau amatir cedera.

Dilansir Summit Orthopedics, penyebab cedera di olahraga ini bisa datang saat melakukan benturan dengan lawan, terjatuh, dan terkena bola. Cedera karena trauma dan penggunaan berlebihan atau overuse juga bisa dialami.

Cedera traumatis yang sering terjadi pada orang yang bermain basket seperti pergelangan kaki yang keseleo. Hal tersebut terjadi ketika kaki dalam keadaan terkilir atau melakukan gerakan yang dapat menyebabkan robeknya ligamen.

Jari terjepit bisa terjadi saat benturan keras antara tangan dan bola basket. Pembengkakan pada salah satu sendi jari menjadi penyebab dari cedera ini.

Banyak gerakan menghalangi bola, berhenti berlari, lalu melakukannya kembali menyebabkan cedera di empat ligamen lutut dan meniskus sendi lutut. Bagi perempuan, hal tersebut berisiko terjadi karena perbedaan anatomi dengan anak laki-laki.

Terjadinya benturan di sebuah pertandingan bola basket dapat menyebabkan cedera atau memar di paha bagian dalam. Selain itu, luka di bagian kepala yang menyebabkan cedera juga bisa dialami.

Fraktur stres merupakan salah satu cedera yang diakibatkan karena latihan secara berlebihan. Hal tersebut biasanya terjadi di bagian tungkai kaki.

Bermain basket memang banyak mengandalkan lutut karena sering melompat. Jika terlalu sering digunakan, cedera tendonitis patela akan terjadi pada bagian tendon di bawah tempurung lutut.

Terlalu banyak latihan atau bermain basket juga menyebabkan cedera tendon achilles. Hal itu akan membuat tendon terasa nyeri hingga sobek.

Beberapa cedera akibat overuse pada otot, beresiko terjadi pada pemain yang lebih tua atau mereka yang merupakan pemain profesional. Namun, tidak menutup kemungkinan terjadi pada pemain amatir. Segera untuk meminta bantuan dokter untuk mendapatkan pertolongan dan penyembuhan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore