Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Januari 2024 | 15.47 WIB

Membentuk Iguana untuk Siap Kontes, Kandang Aman Gesekan Cegah Kerusakan Anatomi

KRITERIA UTAMA: Spike yang membentang di sepanjang punggung atas iguana harus memiliki kondisi tebal, rapat, dan tinggi. - Image

KRITERIA UTAMA: Spike yang membentang di sepanjang punggung atas iguana harus memiliki kondisi tebal, rapat, dan tinggi.

SPESIALIS juri kontes iguana Paulus Wikar menyatakan, persiapan iguana kontes tidak hanya dimulai dari bayi. Melainkan sejak pemilihan indukan. Sebab, aspek bakat sejak lahir sangat menentukan. Jika indukan jelek, kans melahirkan bayi iguana yang bagus sangat kecil. Sebaliknya, jika indukan bagus, peluang melahirkan bibit yang baik lebih terbuka.

”Kita harus lihat kualitas indukan. Bibit, bebet, bobot,” ujarnya ditemui di Jakarta Selasa (26/12). Terlebih untuk kontes jenis iguana merah. Sebab, tidak semua iguana merah memiliki grade warna yang menarik.

Indukan yang baik, lanjut Paulus, ditandai dengan anatomi tubuh yang bagus. Kriteria yang paling utama biasanya dilihat dari spike. Spike merupakan bagian tubuh mirip gerigi yang membentang di sepanjang punggung atas iguana.

Ciri spike yang baik adalah memiliki kondisi yang tebal, rapat, dan tinggi. ”Nggak semua iguana itu spike-nya bisa tebel-tebel. Ada yang tipis, ada yang jarang-jarang jaraknya,” jelas pemilik Loong Farm tersebut.

KRITERIA UTAMA: Spike yang membentang di sepanjang punggung atas iguana harus memiliki kondisi tebal, rapat, dan tinggi.

Paulus mengungkapkan, sejak anakan, bakat bagus sudah terlihat. Baik dari sisi warna maupun spike-nya. Lebih dari itu, untuk kontes harus dipastikan kesempurnaan semua anatomi tubuhnya. Lengkap dari kepala hingga ekor. ”Jarinya harus komplet. Jangan ada cacat, ya. Jenggernya tidak boleh bolong atau sobek. Ekornya tidak boleh keriting, tidak boleh putus,” terangnya.

Maklum saja, kesempurnaan anatomi tubuh menjadi salah satu aspek yang dinilai dalam kontes. Selain itu, ada tiga aspek lain, yakni kesehatan, warna dan corak, serta karakter. Untuk aspek karakter, iguana yang baik untuk kontes adalah yang jinak. Sebab, sebagai bukti hewan tersebut dipelihara dan dirawat, karakter jinak menjadi pertimbangan.

”Kalau liar, otomatis ia galak. Artinya kan, hewan itu bukan peliharaan. Bisa aja dia tangkap di got, besok dikontesin,” jelasnya. Dalam beberapa kasus, iguana kontes yang menggigit akan langsung didiskualifikasi.

PILIH INDUKAN BERKUALITAS: Paulus Wikar menunjukkan beberapa iguana miliknya. Indukan yang bagus berpeluang lebih besar melahirkan bibit yang baik.

Untuk perawatan, ada banyak aspek yang harus disiapkan. Kandang, misalnya. Desain kandang disarankan yang setiap sisinya mulus seperti kaca atau kontainer. Tujuannya, tidak terjadi gesekan yang mengakibatkan kerusakan anatomi. Khususnya spike yang sangat rawan patah.

Kemudian, untuk lingkungan, harus dipastikan asupan cahaya mataharinya cukup. Pada musim matahari jarang bersinar, kebutuhan tersebut dapat digantikan dengan lampu-lampu khusus. ”Sinar itu untuk metabolisme dia,” terangnya.

Jika iguana kurang terkena sinar, efeknya metabolisme terganggu sehingga pencernaan iguana tidak berfungsi. Imbasnya bisa fatal, yaitu kematian.

Dari aspek kebutuhan nutrisi, iguana yang baik harus mendapatkan asupan yang cukup. Makanan utamanya adalah sayur-sayuran dan buah-buahan. ”Komposisinya itu sayur-sayuran 70 persen dan buah-buahan 30 persen,” bebernya.

PILIH INDUKAN BERKUALITAS: Bakat spike yang dan warna yang bagus terlihat sejak anakan.

Sayuran yang disarankan adalah berjenis merambat seperti kangkung dan daun ubi. Sementara, buah yang direkomendasikan yang mengandung beta karoten seperti labu ataupun stroberi dan keluarga beri lainnya. Makanan tambahan dapat berupa pellet guna memastikan kebutuhan gizi yang seimbang.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore