
Tampilan Gameplay yang Dijanjikan oleh Fntastic Selaku Pengembang dari The Day Before yang Kini Harus Menghentikan Penjualannya di Steam. / Sumber : The Day Before / Fntastic
JawaPos.com – Salah satu game MMO Survival terbaru yang ‘dinantikan’ oleh para gamers kehadirannya yakni The Day Before harus menghentikan penjualannya lebih awal.
Dikutip dari akun X milik Fntastic (@FntasticHQ), pembuat game The Day Before itu umumkan penutupan studio game tersebut.
“secara resmi kami mengumumkan penghentian operasional kami, The Day Before telah lahir sebagai game gagal dan kami tidak ada dana untuk memperbarui game tersebut lebih lanjut,” tulis mereka.
Dalam pengumuman tersebut, mereka juga mengklaim bahwa tidak mengambil dana sedikit pun pada para gamers dengan tidak membuka pemesanan di awal (pre-order) maupun melakukan pengumpulan dana melalui crowdfunding.
Dikutip dari laman Steamdb, kini game yang baru saja dirilis pada 7 Desember tersebut sudah tidak dapat dibeli lagi oleh para pengunjung Steam.
Mendapat Rating ‘Overwhemingly Negative’ di Steam
Dikutip dari laman resmi penjualan The Day Before di Steam, Game yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp 299 Ribu tersebut dapatkan rating Overwhelmingly Negative.
Hanya 17 persen dari 19.629 orang yang memberikan nilai positif pada game buatan Fntastic tersebut. Saat berita ini dibuat, rata-rata review dibuat oleh orang-orang yang telah mengajukan pengembalian game tersebut.
Selain itu, dikutip dari postingan Simon Carless (@simoncarless) diketahui bahwa gamers yang lakukan pengembalian terhadap game tersebut mencapai 46 persen dari 200 Ribu lebih orang yang telah membeli.
Data tersebut didapatkan dari laporan penjualan yang ditulis oleh Eduard Gotovtsev, CEO Fntastic melalui laman Telegram miliknya.
Selain itu, dilaporkan bahwa penjualan dari game bergenre MMO-Survival tersebut menurun drastis hingga tidak tampil pada top sales steam pada hari kedua.
Mengutip Kotaku, The Day Before sempat menjadi salah satu game yang paling banyak di-wishlist di layanan penjualan milik Valve itu.
Sejak diperkenalkan melalui trailer pertamanya di 2021, banyak gamers yang tertarik untuk menikmati hasil akhir dari game tersebut dan mulai memasukkannya kedalam wishlist mereka.
Diterpa Berbagai Macam Masalah hingga Disebut ‘Scam’ oleh Gamers
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
