Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juni 2019 | 15.48 WIB

Harry Potter Rasa Pokemon Go, Diprediksi Seawt Novel dan Filmnya

HARRYPOTTERWIZARDS UNITE.COM - Image

HARRYPOTTERWIZARDS UNITE.COM

JawaPos.com - Tiga tahun lalu Niantic menyita perhatian dunia. Saat meluncurkan Pokemon Go. Ratusan ribu orang mengunduh aplikasi itu, hanya dalam dua bulan. Salah satu kesuksesan game tersebut karena mengadopsi augmented reality. Konsep yang sama kini dihadirkan dalam Harry Potter: Wizards Unite.

---

HARRY Potter: Wizards Unite dihadirkan Niantic setelah bekerja sama dengan Warner Bros. Cara main game itu persis dengan Pokemon Go. Pemain diharuskan berpetualang mengikuti peta yang terhubung dengan global positioning system alias GPS.

Game tersebut diluncurkan di Amerika Serikat dan Inggris Jumat lalu (21/6). Bisa dimainkan di iOS dan Android. Namun, game yang diadaptasi dari novel fenomenal karya J.K. Rowling itu belum bisa dimainkan di Indonesia. Para penggemarnya hanya bisa menekan tombol pre-register. Game belum bisa di-download karena masih menunggu hasil evaluasi di AS dan Inggris.

Harry Potter: Wizards Unite menggunakan teknologi augmented reality. Sistem game tersebut terhubung dengan Google Map. Pemain bisa menemukan berbagai karakter yang ada di novel maupun film Harry Potter di layar saat mereka mengarahkan ponsel ke titik tertentu.

Di YouTube sudah ada beberapa pemain yang berbagi pengalaman pertamanya saat memainkan Harry Potter: Wizards Unite. Awalnya, pemain akan diminta menjadi anggota baru satuan tugas Statute of Secrecy. Tugasnya mengungkap misteri di dunia sihir melalui artefak sambil mengeluarkan mantra.

Selama permainan, gamers bisa menemukan karakter yang selama ini muncul di film Harry Potter dan seri Fantastic Beasts and Where to Find Them.

Manajer Pruduk Warner Bros Games Nicole Trach adalah fans berat Harry Potter. Meski begitu, dia mengatakan harus buka-buka lagi novel Harry Potter untuk mencocokkan detail kostum dan karakter dalam game. ’’Desain dan pengalaman bermain kami buat sangat otentik dan orisinal,’’ ujar Nicole sebagaimana dikutip dari web resmi gameharrypotterwizardsunite.com.

Trach mengatakan, tim masih bekerja keras untuk mencocokkan detail game dengan novel maupun film Harry Potter. ’’Secara konstan, kami melakukan pengecekan,’’ ujarnya.

Dalam game ini pemain juga harus mengucapkan berbagai mantra. Misalnya, Alohomora, Aresto Momentum, Avada Kedavra, Reducto, dan tentunya Wingardium Leviosa.

Dalam pembahasan di beberapa forum, banyak yang memprediksi nasib Harry Potter: Wizards Unite sama seperti Pokemon Go. Yang meledak di awal, lalu ditinggalkan penggemar nya.

Namun, ada juga yang memprediksi sebaliknya. Game tersebut bakal bertahan lama. Sebab, para penggemar Harry Potter sangat banyak. Tak mengenal batas usia. Itu bisa dibuktikan juga lewat penjualan novelnya, yang terjual hingga 500 juta kopi. Itu tentu belum ditambah dengan fans Harry Potter yang tak membaca novelnya, tapi fanatik dengan filmnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore