
Photo
AKUN Facebook Annie Fawnia membagikan ulang kabar aneh pada 7 Mei 2020. Isinya menyebutkan bahwa seorang kepala dusun dihajar warga sampai babak belur gara-gara pilih kasih saat membagikan sembako untuk warga terdampak virus korona. Kabar itu juga dilengkapi foto seorang pria yang wajahnya babak belur.
’’SEORANG kadus (kepala dusun) dihakimi warga sampai babak belur. Akibat pembagian sembako corona tidak tepat sasaran.’’ Begitu tulisan dalam capture posting-an Facebook yang dibagikan akun Annie. Sayang, informasi tersebut tidak menyertakan waktu dan lokasi kejadian.
Memanfaatkan situs padanan gambar, foto yang sama pernah diunggah tabloidmilitan.com. Disebutkan bahwa pria babak belur dalam foto itu merupakan seorang guru di Kalimantan Tengah yang menjadi korban penganiayaan. Sama sekali tidak ada keterangan yang mengaitkan peristiwa itu dengan bantuan sembako untuk warga terdampak pandemi Covid-19.
Portal tabloidmilitan.com itu juga mengunggah beberapa foto surat polisi dari Polda Kalimantan Tengah Resor Katingan. Isinya pemberitahuan tentang perkembangan hasil penyidikan kasus tindak pidana penganiayaan terhadap Dikaton alias Katon bin Yuna Tahan. Dikaton adalah pria babak belur dalam foto tersebut.
Isi surat itu menyebutkan bahwa perkara penganiayaan dengan tersangka Miming bin Adihung telah ditindaklanjuti. Bahkan, berkas perkaranya telah masuk ke Kejaksaan Negeri Kantingan. Penyidikan kasus itu di kepolisian telah selesai.
Surat tersebut ditandatangani Kasatreskrim AKP Edia Sutaata tertanggal 4 Februari 2019. Artinya, kasus penganiayaan terhadap pria dalam foto itu terjadi jauh sebelum masa pandemi dan pembagian bantuan sosial untuk warga terdampak Covid-19. Anda bisa melihatnya di bit.ly/KasusPenganiayaan.
Portal yang sama menyebutkan beberapa fakta lain. Salah satunya, pria babak belur seperti informasi yang diunggah akun Facebook Annie Fawnia itu bukanlah kepala dusun. Melainkan seorang guru yang tinggal di Desa Buntut Bali, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Anda bisa membacanya di bit.ly/GuruBukanKadus.
FAKTA
Foto pria babak belur yang dibagikan ulang akun Facebook Annie Fawnia adalah guru korban penganiayaan di Kalimantan Tengah tahun lalu. Bukan kepala dusun yang dihajar warga gara-gara sembako Covid-19.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=q3hF_1yb-vE
https://www.youtube.com/watch?v=a-Oc1gnd9pU
https://www.youtube.com/watch?v=H9s0Q3Sowvk
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022