alexametrics

Hoax Jamaah Haji Indonesia Ditolak karena Utang Dana Akomodasi

21 Februari 2021, 05:48:30 WIB

INDONESIA menjadi satu di antara 20 negara yang untuk sementara warganya dilarang berkunjung ke Arab Saudi. Larangan itu diberlakukan Arab Saudi untuk menekan persebaran Covid-19 di negara mereka. Isu tersebut langsung digunakan produsen hoax untuk menyebar kegaduhan. Katanya, Arab Saudi menolak jamaah haji dari Indonesia karena belum membayar biaya akomodasi.

”Karena belum bayar bea akomodasi calon jemaah haji! Utang dulu, bayar belakang, Kerajaan Arab Saudi tidak mau. Dana haji ditilep? Terkuak, Ternyata jemaah haji Indonesia ditolak bukan karena Covid-19,” tulis pemilik akun Twitter @bianca140372 pada 18 Februari 2021 (bit.do/BelumBayar)

Agar terlihat meyakinkan, posting-an itu dilengkapi tautan sebuah berita dari portal riaupdate.com. Namun, saat tautan itu dikunjungi, jangan harap isinya menyuguhkan keterangan yang jelas. Sebagian besar berupa opini. Tidak seperti tatanan berita pada umumnya, malah ada ulasan yang asal comot dari percakapan WhatsApp.

Contoh narasi yang mencomot dari percakapan WhatsApp itu adalah terpakainya dana haji sebesar Rp 38,5 triliun oleh Presiden Joko Widodo untuk keperluan infrastruktur. Informasi itu beredar sejak 2018 dan telah diklarifikasi banyak media. Menurut Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), tidak ada dana haji yang digunakan untuk infrastruktur.

Sementara itu, kabar bahwa Indonesia menunggak dana akomodasi ibadah haji telah diklarifikasi Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Oman Fathurahman. Menurut dia, Indonesia tidak mempunyai utang akomodasi jamaah ke Arab Saudi.

”Informasi Indonesia belum bayar akomodasi jamaah jelas keliru dan menyesatkan. Jamaah haji Indonesia juga tidak pernah ditolak Arab Saudi,” paparnya. Anda dapat membacanya di bit.do/HoaxAdaUtang.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c7/fat




Close Ads