
EKSEPSI: Ardi Pratama mendengarkan pengacaranya membacakan keberatan atas dakwaan jaksa. (Lugas Wicaksono/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ardi Pratama keberatan didakwa menggunakan uang Rp 51 juta yang salah transfer ke rekeningnya. Pengacara Ardi, R. Hendrik Kurniawan, menyatakan, uang itu masuk ke rekening Ardi pada 17 Maret 2020. Ardi mengaku tidak tahu ada dana masuk. Pihak bank baru mengonfirmasi ada uang salah transfer masuk ke rekening Ardi sepuluh hari kemudian pada 27 Maret 2020.
”Dalam dakwaan seolah-olah klien kami tahu tanggal 17, lalu menguasai dan tidak ingin mengembalikan,” ujar Hendrik dalam eksepsinya saat sidang di Pengadilan Negeri Surabaya Kamis (18/2).
Ardi yang bekerja sebagai salesman mobil mengira uang yang masuk adalah fee dari penjualan mobil. Sebab, dalam mutasi rekening tidak tercatat nama bank yang mentransfer uang. Uang itu lantas ditarik.
”Klien kami kan makelar mobil mewah. Di situ keterangannya hanya BI kliring, bukan nama bank. Susah ngecek dari mana asalnya,” jelas Hendrik.
Setelah dikonfirmasi dan dua kali disomasi pihak bank, Ardi mengklaim sudah berniat mengembalikan uang tersebut. Pria 29 tahun itu mentransfer kembali Rp 10 juta ke rekening yang salah transfer. Namun, rekening tersebut sudah diblokir.
Dia lalu berniat mengembalikan Rp 49 juta dengan mendatangi kantor bank. Namun, pihak bank meminta Ardi menyerahkan ke Nur Chuzaimah, teller yang salah transfer. Saat akan menyerahkan ke Nur, dia mengklaim dipersulit pihak bank.
Selain itu, atas salah transfer tersebut, juga ada unsur kelalaian pihak bank. Semestinya bank mengonfirmasi ke nasabah apakah nomor rekeningnya sudah benar dan dicocokkan dengan nama nasabah. ”Ini kan tidak ada pengecekan ulang, langsung ditransfer saja. Alasannya, nomor rekening sama, hanya beda nomor belakang. Kenapa tidak dikonfirmasi namanya?” cetus Hendrik.
Sebagaimana diberitakan, jaksa penuntut umum I Gede Willy Pramana dalam dakwaannya menyatakan, pihak bank awalnya salah transfer. Uang Rp 51 juta yang seharusnya ditransfer ke rekening Philip justru ditransfer ke rekening Ardi.
Baca Berita Sebelumnya: Bank Salah Transfer, Uang Dibelanjakan, Tak Bisa Kembalikan, Disidang
Setelah itu pria yang tinggal di Manukan Lor tersebut langsung mentransfer Rp 31 juta ke rekening ibunya. Uang itu lalu digunakan terdakwa untuk membayar cicilan sepeda motor. Terdakwa juga menggunakan sisanya Rp 20 juta untuk berbelanja online di marketplace. Dalam rekening terdakwa tidak tersisa lagi uang transfer Rp 51 juta.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=8WButsGzslw
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
