Sesat, Kematian 153 Pengunjung Itaewon karena Vaksin AstraZeneca

3 November 2022, 05:48:43 WIB

TRAGEDI Halloween di Itaewon, Korea Selatan, dibuntuti kabar palsu. Informasi tersebut mengaitkan 153 pengunjung yang meninggal dunia dalam tragedi itu terkait vaksin Covid-19. Yakni, mayoritas korban gagal jantung karena disuntik vaksin AstraZeneca.

”Festival Halloween di Itaewon diadakan tiap tahun & selalu berjubel pengunjung. Kenapa baru sekarang banyak korban gagal jantung? Karena tahun ini hampir semuanya udah divaxsin AstraZeneca,’’ begitu penggalan narasi akun Lintias Else di sebuah grup Facebook.

Keterangan selanjutnya juga menyebutkan penyebab pembekuan darah setelah disuntik AstraZeneca. Nah, pembekuan darah itu berujung gagal jantung. ’’Berujung pada cardiac arrest/jantung,’’ begitu keterangannya sembari menyertakan video pendek (cutt.ly/KarenaAZ).

Akun tersebut juga menyertakan keterangan lainnya tentang tragedi di Itaewon. Misalnya, menyertakan tautan portal Detik Health yang mengabarkan korban tragedi Itaewon meninggal karena serangan jantung. Tapi, saat tautan tersebut dikunjungi, tak ada satu pun yang mengulas penyebab kematian karena mayoritas korban telah divaksin AstraZeneca.

Soal video pendek dengan tampilan capture berita tentang risiko darah beku akibat vaksin AstraZeneca juga tak ada kaitan dengan tragedi Itaewon. Portal berita asal Malaysia, Sinar Harian, menjelaskan studi internasional tentang risiko tinggi pembekuan darah, sindrom trombositopenia (TTS).

Kendati demikian, peneliti mengingatkan bahwa studi tersebut bersifat observasional. Artinya, studi tak dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat antara risiko trombositopenia dan vaksin tertentu. Anda dapat membacanya di cutt.ly/BukanSebabAkibat.

Soal penyebab kematian ratusan orang itu, jawapos.com tak menyebutkan karena vaksinasi. Melainkan karena terinjak-injak dan mengarah pada henti jantung akibat kekurangan oksigen. Keterlambatan pertolongan pertama menentukan hidup dan mati para korban.

Ada peluang selamat selama empat menit setelah jantung berhenti berdetak. Peluang itu tidak bisa dimanfaatkan karena lambatnya kedatangan tim penyelamat akibat jalan yang terblokade. Anda dapat membacanya di cutt.ly/TerinjakInjak

FAKTA

Meninggalnya 153 pengunjung di Itaewon karena terinjak-injak, lalu kekurangan oksigen dan jantung terhenti.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c6/jun

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads