Aksi Tolak Omnibus Law, Bukan Demo Harga BBM

1 Oktober 2022, 05:48:59 WIB

HOAX tentang demonstrasi atas kenaikan harga BBM masih dijumpai di platform media sosial. Khususnya Facebook. Informasi yang beredar menggunakan video itu menyebutkan pembakaran pos polisi Tugu Tani.

”Siang tadi, Pos Polisi Tg Tani di bakar massa demo tolak BBM,’’ tulis akun Facebook Erwin S. Can. Situasi pos polisi yang terbakar itu tampak direkam dari dalam kendaraan. Terdengar keterangan perekam bahwa lokasi tersebut berada di Tugu Tani (cutt.ly/SoreTadi).

Tak hanya di Facebook, video serupa beredar dengan narasi hampir sama di Twitter. ”SORE TADI Pos polisi tugu tani di bakar masa td sekitar pkl 16;30..RAKYAT MENUNTUT KEADILAN,’’ tulis akun @Bams27735590 pada 22 September 2022 (cutt.ly/TuguTaniDibakar).

Video 23 detik itu menunjukkan pos polisi terbakar membara. Tapi, janggal jika disebut terjadi pada demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM. Peristiwa besar seperti itu kalau benar terjadi biasanya tak luput dari pemberitaan media kredibel. Tapi, dari hasil pengecekan, tak ada satu pun pemberitaan dari media mainstream atas insiden tersebut.

Berdasar penelusuran, video itu memperlihatkan demonstrasi pada 8 Oktober 2020. Kanal YouTube VIVACOID mengunggah video pada hari tersebut dengan judul ’’Beringas! Detik-detik Massa Bakar Pos Polisi di Tugu Tani.’’ Karena itu, demonstrasi tersebut jelas tidak terkait dengan kenaikan harga BBM. Melainkan demo penolakan Undang-Undang Cipta Kerja atau dikenal sebagai omnibus law. Anda dapat melihatnya di cutt.ly/DiOktober2020.

Saat demonstrasi penolakan Omnibus Law UU Ciptaker di Jakarta, ada lima bangunan yang jadi sasaran amukan massa. Tercatat ada tiga pos polisi, yaitu di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, pos polisi Tugu Tani, pos polisi di Harmoni, lalu halte bus Bundaran HI dan halte bus Sarinah. Anda dapat membacanya di cutt.ly/SaatDemoOmnibus.

FAKTA

Pos polisi yang dibakar massa itu terjadi pada Oktober 2020 saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c6/jun

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads