
Mensos Gus Ipul dan Gubernur Khofifah melaksanakan Shalat Idulfitri di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya, Sabtu (21/3). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri Shalat Idulfitri di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Sabtu (21/3).
Hadir pula Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Mereka berbaur dengan puluhan ribu umat Islam dari Surabaya dan sekitarnya melaksanakan Shalat Id di Masjid Al Akbar dengan suasana khidmat.
Dari pantauan awak media di lokasi, sejak ba'da subuh, puluhan jemaah mulai berdatangan masjid terbesar kedua di Indonesia, setelah Masjid Istiqlal di Jakarta. Tak butuh waktu lama, dua lantai masjid dan area halaman terisi penuh.
Para jemaah tertib mengikuti arahan panitia. Di satu sudut, jemaah laki-laki berjejer rapi dengan baju koko dan peci. Di sudut lain, jemaah perempuan juga tertib membentangkan sajadah dengan warna dan motif yang beragam.
Sebelum Shalat Id dimulai, Gubernur Khofifah menyampaikan sambutan singkat. Ia berharap para jemaah bisa diberi kesempatan kembali untuk bertemu bulan Ramadan pada tahun mendatang.
"Kami, saya dan Pak Wagub menyampaikan selamat merayakan idulfitri, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Mudah-mudahan kita semua dalam keadaan fitrah," ucap Khofifah, Sabtu (21/3).
Ia juga berharap seluruh amal ibadah selama bulan suci Ramadhan diterima Allah SWT. Khofifah menilai Hari Raya Idulfitri adalah momen bagi umat Islam kembali dalam keadaan suci dan senantiasa berusaha lebih baik.
"Mudah-mudahan shalat kita diterima Allah, mudah-mudahan puasa kita diterima Allah, mudah-mudahan tadarus kita diterima Allah, mudah-mudahan zakat, infak, dan sedekah kita diterima Allah," imbuhnya.
Shalat Idulfitri dimulai sekitar pukul 06.00 WIB, dipimpin Imam Besar KH Abdul Hamid Abdullah. Sementara khutbah disampaikan Prof. Dr. KH Ali Azis dengan tema "Muslim berdampak sebagai problem solver".
