
Ilustrasi hidangan lebaran. (Freepik)
JawaPos.com - Euforia Lebaran selalu identik dengan berbagai hidangan, seperti opor dan rendang yang menggoda selera, hingga aneka kue kering yang cantik. Tak jarang, beberapa orang menjadi kalap saat makan.
Padahal dibalik kelezatannya, hidangan tersebut menyimpan risiko kalori dan lemak tinggi yang bisa membahayakan tubuh. Karena itu, porsi dan frekuensi makan disebut sebagai kunci oleh Ahli Gizi Universitas Airlangga, Lailatul Muniroh.
Agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan, Lailatul membagikan beberapa tips menikmati hidangan khas Lebaran dengan aman:
1. Terapkan prinsip “Isi Piringku”
Baca Juga: Tap Kartu Tol Turut Jadi Pemicu Kemacetan Selama Arus Mudik, Pemerintah Terus Kembangkan Proyek MLFF
Pastikan piring makan berisi gizi seimbang, mulai dari karbohidrat (ketupat/nasi), protein (daging, ayam, telur), serta dilengkapi sayur dan buah.
“Seringkali masyarakat terlalu fokus pada makanan bersantan atau kue manis saat Lebaran, sementara konsumsi sayur dan buah justru berkurang," tutur Lailatul di Surabaya pada Sabtu (21/3).
Padahal kedua jenis makanan tersebut penting untuk membantu pencernaan sekaligus menjaga keseimbangan gizi. Sayur dan buah berperan memenuhi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral untuk tubuh.
2. Atur porsi makan dan Batasi Konsumsi Kue Kering
Batasi porsi makan, khususnya hidangan bersantan dan tinggi lemak seperti opor serta rendang. Laili mengebut Konsumsi berlebihan dapat memicu kenaikan berat badan, kolesterol, gangguan pencernaan, hingga lonjakan gula darah.
“Kue kering yang tinggi gula juga dapat meningkatkan asupan kalori tanpa memberikan rasa kenyang yang cukup. Karenanya, masyarakat perlu memperhatikan pola makan selama momen silaturahmi Lebaran,” imbuhnya.
3. Prioritaskan makanan utama dan cukupi kebutuhan cairan
Lailatul memberikan saran agar menkonsumsi makanan utama terlebih dahulu sebelum mencicipi camilan atau kue kering agar asupan lebih terkontrol, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama Lebaran.
Saat bersilaturahmi, batasi frekuensi makan dan setiap rumah untuk mencegah kelebihan kalori. Perbanyak sayur dan buah, serta kurangi makanan bersantan dan berlemak demi menjaga kesehatan tubuh.
