
Ilustrasi belanja/freepik
JawaPos.com - Tidak bisa dipungkiri bahwa pengeluaran bulan ramadhan biasanya lebih besar daripada bulan-bulan lainnya.
Kebutuhan bulan ramadhan tidak hanya mencakup kebutuhan pokok harian dan belanja mingguan, tetapi juga berbagai keperluan lain seperti persiapan idul fitri, mudik, sampai kewajiban ibadah zakat yang harus dipenuhi.
Jika tidak bijak mengatur pengeluaran di bulan ramadhan, bisa-bisa kondisi keuangan tidak terkendali. Bahkan tidak menutup kemungkinan, bagi seseorang yang akhirnya mengambil utang konsumtif untuk menutup kebutuhan ramadhan yang tidak tercukupi.
Di sisi lain, ramadhan bukanlah momen untuk hidup bermewah-mewahan. Justru di bulan ini kita dianjurkan untuk hidup sederhana dan fokus beribadah.
Supaya kantong anda tetap aman selama ramadhan, dan tidak terasa berat setelah lebaran, ada beberapa hack tips yang bisa anda lakukan.
Merangkum informasi dari laman /blubybcadigital.id dan /www.ikea.co.i berikut cara belanja hemat bulan ramadhan agar tidak boncos, dan kebutuhan lebaran tetap tercover.
Tentukan batas pengeluaran
Kebutuhan saat bulan ramadhan tidak hanya sebatas pada konsumsi sehari-hari namun juga mencakup persiapan mudik, perayaan hari raya lebaran, zakat, dan sedekah.
Oleh karena itu, membuat anggaran belanja dengan menetapkan batas pengeluaran yang jelas agar kondisi keuangan tetap terkontrol menjadi penting, supaya pengeluaran tidak boncos .
Buat daftar belanja
Setelah menetapkan batas pengeluaran, buat daftar belanja kebutuhan. Daftar belanjaan ini meliputi kebutuhan pokok harian, perlengkapan menyambut idul fitri, sedekah, sampai zakat fitrah. Pada kebutuhan yang tidak terlalu mendesak, anda bisa mempertimbangkan barang substitusi atau alternatif yang lebih ekonomis..
Hindari utang konsumtif
Salah satu perbuatan yang harus dihindari saat lebaran adalah berhutang demi menutupi kebutuhan konsumtif. Anda bisa mengubah mindset bahwa bulan ramadhan seharusnya difokuskan untuk beribadah, dan bukan untuk hidup dengan berlebihan dengan membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu penting.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
