
Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. (Instagram: grandbaiturrahman)
JawaPos.com - Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh termasuk salah satu masjid paling ikonik di Indonesia. Masjid ini tidak hanya menjadi pusat ibadah umat Islam di Aceh, tapi juga simbol sejarah, perlawanan dan perjuangan, serta ketahanan masyarakat Aceh.
Masjid Raya Baiturrahman sudah berdiri selama ratusan tahun sampai sekarang dan menjadi ikon Aceh. Masjid ini memiliki 7 kubah hitam, 8 menara, kapasitas ribuan jamaah, dan memiliki halaman yang luas.
Dengan kubah hitam yang khas dan arsitektur megah, Masjid Raya Baiturrahman menjadi destinasi religi sekaligus wisata sejarah yang menarik perhatian bagi banyak wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
Selama bulan Ramadhan, Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh menjadi pusat ibadah umat Islam. Masjid ini selalu ramai dengan sejumlah kegiatan keagamaan, termasuk digunakan untuk melaksanakan shalat Tarawih bersama.
Masjid Raya Baiturrahman memiliki sejarah panjang didirikan sejak masih kekuasaan Kesultanan Aceh. Masjid ini pertama kali dibangun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda sekitar awal abad ke-17. Pada masa itu, masjid ini berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, tempat musyawarah kerajaan, dan tempat berkobarnya semangat persatuan rakyat untuk melakukan jihad fi sabilillah melawan kolonialisme.
Bangunan masjid sempat hancur dibakar saat peristiwa Perang Aceh pada tahun 1873 ketika tentara kolonial Belanda menyerang Banda Aceh. Untuk meredam kemarahan rakyat Aceh, pemerintah kolonial kemudian membangun kembali masjid tersebut pada tahun 1879 dengan desain yang lebih megah.
Awalnya, pembangunan ini sempat ditolak oleh masyarakat Aceh karena dilakukan oleh pihak penjajah. Namun, pihak penjajah benar-benar membangun kembali masjid untuk tujuan mengurangi kemarahan rakyat Aceh.
Konstruksi bangunan dimulai pada tahun 1879. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Jendral Van Der Heyden dan Tengku Qadhi Malikul Adil. Masjid ini berhasil diselesaikan proses pembangunannya pada 27 Desember 1881 pada masa pemerintahan Sultan terakhir Aceh, Muhammad Daud Syah.
Terdapat beberapa kali pembangunan dan renovasi Masjid Raya Baiturrahman selama ini untuk tujuan memperbaiki dan mempercantik masjid. Yaitu pada tahun 1935, 1957, 1982 dan 1957.
Salah satu daya tarik utama Masjid Raya Baiturrahman terletak pada arsitekturnya yang khas. Masjid ini mengusung gaya Mughal dan Timur Tengah dengan sentuhan Eropa. Kubahnya yang berwarna hitam menjadi ciri khas yang mudah dikenali.
Awalnya, masjid ini hanya memiliki satu kubah, tapi setelah beberapa kali renovasi, kini Masjid Raya Baiturrahman memiliki 7 kubah utama dan 8 menara yang membuatnya terlihat sangat megah.
Lantai dan dindingnya dihiasi dengan marmer putih yang didatangkan dari luar negeri, sementara ornamen ukiran dan kaligrafinya menambah kesan artistik sekaligus sakral.
Halaman masjid juga dilengkapi payung raksasa modern yang dapat membuka dan menutup secara otomatis, mirip dengan yang ada di Masjid Nabawi di Madinah. Payung-payung ini memberikan kenyamanan bagi jamaah, terutama saat cuaca panas atau hujan.
Salah satu keunikan yang berhasil mencuri perhatian publik luas dari Masjid Raya Baiturrahman adalah pada saat bencana Aceh pada 2004. Ketika gelombang tsunami menghantam Aceh dan menghancurkan sebagian besar wilayah Banda Aceh, masjid ini tetap berdiri kokoh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
