
Ilustrasi keceriaan anak-anak yatim saat mendapatkan santunan. (Istimewa)
JawaPos.com–Momentum Ramadhan kembali dimanfaatkan berbagai pihak untuk memperkuat kegiatan berbagi kepada masyarakat. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu kesejahteraan anak dan solidaritas sosial, ribuan anak yatim di sejumlah daerah di Indonesia menerima bantuan dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 2026.
Program tersebut telah menjangkau lebih dari 359 yayasan dengan total penerima manfaat sekitar 8.275 anak di berbagai wilayah. Mulai dari Sumatera, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Jogjakarta, Jawa Timur, hingga Kalimantan.
Penyaluran bantuan dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan Nuzulul Quran, yang bagi umat Islam dimaknai sebagai peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Kegiatan berbagi pada periode ini juga kerap menjadi tradisi yang memperkuat nilai kepedulian sosial selama bulan suci.
Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Tony Setia Boedi Hoesodo mengatakan, Ramadhan sering menjadi pengingat bagi banyak pihak untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.
”Ramadhan menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menjaga nilai-nilai kebaikan dalam setiap aktivitas, termasuk dalam bekerja,” kata Tony dalam keterangannya.
Menurut dia, nilai-nilai tersebut juga relevan dengan kehidupan profesional sehari-hari, termasuk pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja agar aktivitas dapat berjalan optimal sekaligus memberi manfaat yang lebih luas.
Bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini berupa santunan uang tunai kepada berbagai yayasan yang kemudian diteruskan kepada anak-anak yatim dan piatu di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Selain santunan, juga disalurkan paket Al-Qur’an serta komik edukatif yang berisi kisah biografi tokoh-tokoh inspiratif, pahlawan, hingga legenda yang ditujukan untuk anak-anak, termasuk bagi penyintas bencana di wilayah Sumatera.
Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Arief Kurnia Risdianto mengatakan, kegiatan berbagi pada Ramadhan juga menjadi pengingat pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai panduan dalam menjalani kehidupan.
”Kita melaksanakan santunan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan terutama anak-anak yatim. Hal ini merupakan pengingat untuk kita jadikan Al-Qur’an sebagai panduan atau pertimbangan dalam menjalani hidup,” ujar Arief.
Dia menambahkan, semangat tersebut juga menjadi refleksi bagi banyak pihak untuk terus memperbaiki diri serta menjalankan tanggung jawab dengan lebih baik. Arief berharap kegiatan berbagi seperti ini tidak hanya memberi manfaat bagi para penerima bantuan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat selama Ramadhan.
Di berbagai daerah di Indonesia, kegiatan santunan anak yatim memang menjadi salah satu tradisi sosial yang kerap dilakukan selama Ramadhan. Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas dan gotong royong di tengah masyarakat.
