50 anak yatim diajak bermain dan berbelanja di bulan Ramadhan. (istimewa)JawaPos.com - Di bulan suci Ramadhan ini, sekitar 50 anak yatim dibuat tersenyum bahagia selama satu hari. Mereka tidak hanya diajak bermain di Timezone, tapi juga dipersilakan berbelanja kebutuhan sehari-hari seperti sepatu, pakaian, dan lain-lain.
Tak hanya itu, anak-anak yatim juga diajak berbuka puasa bersama oleh Dompet Dhuafa hasil kerjasamanya bersama Supermall Karawaci. Acara tersebut digelar di Supermall Karawaci,Tangerang, pada Rabu (4/3).
Eko, salah satu anak yatim, mengaku sangat senang bisa seru-seruan bareng teman-temannya selama satu hari dari mulai pukul 13.00 hingga pukul 20.00 WIB.
"Kita diperbolehkan milih sepatu, baju, dan kebutuhan sehari-hari sesuai yang kita suka. Senang banget," kata Eko saat berbelanja di Matahari, Supermall Karawaci, Tangerang.
Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa Etika Setiawanti mengungkapkan, pihaknya mengajak anak-anak yatim bermain hingga berbelanja di bulan Ramadhan sebagai bagian dari kegiatan yang mengusung tajuk "Belanja Bareng Adik-Adik Hebat”.
Ini salah satu upaya untuk membuat anak-anak yatim merasakan kebahagiaan di bulan Ramadhan. Karena membahagiakan anak-anak yatim sangat dianjurkan, terlebih di bulan penuh berkah dan ampunan.
"Ini adalah inisiatif kebaikan yang setiap tahunnya terjadi peningkatan partisipasi. Mudah-mudahan terus menular energinya, sehingga menarik minat lebih banyak lagi dari tenant untuk turut bergabung dalam kolaborasi kebaikan,” ujarnya.
Etika Setiawanti juga mengungkapkan, kegiatan tersebut terselenggara juga berkat dukungan dan partisipasi dari sejumlah pihak.
"Mereka tidak hanya bermain di Timezone, tapi juga dihibur dengan pertunjukan sulap, bernyanyi bersama komunitas South Tangerang Singers, dan berbuka puasa dengan sajian dari Paris Baguette, Beard Papa’s, Roti O, Bogana May May, Hokben, Mochi Mochio, Hop Hop, Ramen 1 dan Teh Kotjok," jelasnya.
Tidak hanya itu, anak-anak yatim juga mendapatkan goodie bag dari sejumlah tenant yang berisi mainan dan boneka dari Timezone, Al-Quran dari Gramedia dan pakaian dari Sogo.
Etika lebih lanjut mengatakan, pihaknya tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar anak-anak yatim, tapi berusaha memenuhi kebutuhan jangka panjang yang akan berdampak positif pada masa depan mereka.
“Kami tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar seperti pakaian, sepatu, dan kebutuhan sehari-hari, tapi juga kebutuhan yang dapat mengubah masa depan mereka. Seperti pemberian beasiswa pendidikan, pendampingan, dan pelatihan kewirausahaan agar mereka kelak dapat mandiri,” katanya.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
