Membuat anggaran khusus lebaran adalah salah satu cara mengatur keuangan selama Ramadhan (freepik)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan bukan hanya tentang ibadah puasa tetapi juga persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Salah satu tradisi yang melekat adalah belanja Lebaran mulai dari pakaian baru hingga kebutuhan hidangan khas keluarga.
Namun tanpa perencanaan, belanja Lebaran bisa membuat pengeluaran membengkak. Karena itu, penting menerapkan tips belanja hemat agar Ramadhan tetap berkah tanpa beban finansial.
Menurut Organisation for Economic Cooperation and Development, literasi keuangan membantu individu membuat keputusan belanja yang lebih bijak. Prinsip ini sangat relevan saat Ramadhan ketika konsumsi cenderung meningkat.
Selain itu, riset dari APA menunjukkan bahwa perilaku konsumtif sering dipicu emosi dan dorongan sesaat. Memahami psikologi belanja ini membantu kita lebih terkendali.
Berikut beberapa tips belanja lebaran agar tidak boros selama puasa Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman Consumer Finance dan Harvard Business School.
Langkah pertama adalah menetapkan anggaran belanja lebaran sejak awal Ramadhan. Anggaran membantu mengontrol pengeluaran agar tidak melebihi kemampuan finansial.
Consumer Financial Protection Bureau merekomendasikan pembuatan rencana pengeluaran sebagai dasar pengelolaan keuangan yang sehat. Dengan anggaran, kita lebih sadar batas belanja.
Anda juga perlu memisahkan dana untuk zakat, sedekah, kebutuhan pokok dan belanja pakaian. Intinya prioritaskan kewajiban sebelum keinginan.
Belanja tanpa daftar sering berujung pada pembelian impulsif. Daftar belanja ini membantu fokus pada kebutuhan utama.
Menurut Harvard Business School, perencanaan sebelum berbelanja mengurangi keputusan impulsif. Strategi ini efektif menekan pengeluaran yang tidak perlu.
Anda juga perlu menulis kebutuhan seperti bahan kue kering,sirup atau busana muslim dan hindari menambah barang di luar daftar.
Kondisi emosional memengaruhi keputusan finansial. Berbelanja saat lelah atau lapar cenderung membuat kita kurang rasional.
Riset dari University of Minnesota menemukan bahwa rasa lapar dapat meningkatkan pembelian impulsif. Hal ini penting diperhatikan saat puasa Ramadhan.
Jadi, sebaiknya belanja dilakukan setelah berbuka puasa atau saat tubuh dalam kondisi tenang sehingga keputusan pun menjadi lebih bijak.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
