Abdul Muid Nawawi, dosen PTIQ Jakarta. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Akal dan hati dalam Islam adalah dua anugerah utama dari Allah yang akan membimbing manusia menuju jalan kebenaran.
Islam tidak memisahkan antara logika atau akal dan spiritualitas atau hati, tapi justru menyatukannya agar manusia dapat hidup seimbang. Berpikir kritis sekaligus beriman dengan tulus.
Dalam Islam, akal adalah kemampuan berpikir, merenung, dan memahami tanda-tanda kebesaran Allah.
Al-Qur’an berkali-kali dalam sejumlah ayat mendorong manusia untuk menggunakan akalnya untuk memperhatikan alam besar (semesta) dan alam kecil (diri sendiri).
Berikut kultum hari ini, Jumat (27/2) tentang Memahami dan Menjaga Hati Selama Berpuasa, dibawakan oleh Abdul Muid Nawawi, dosen Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ) Jakarta.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Pemirsa Jawa Pos yang dimuliakan Allah SWT.
Sekarang kita akan berbicara tentang menjaga hati selama berpuasa. Apa itu hati di dalam Islam? Di dalam Islam, hati disebut dengan qalbu, tapi pengertian hati itu di dalam Islam sangat mirip dengan akal.
Jadi, qalbu dengan akal pikiran itu hampir sinonim di dalam terminologi agama Islam. Artinya apa? Bahwa hati dan akal adalah alat untuk memahami dan menyadari.
Di dalam Alquran misalnya, disebutkan lahum qulubun la yafkahuna biha. Mereka memiliki hati tetapi tidak memahami. Jadi akal dengan hati adalah dua hal yang hampir-hampir sinonim.
Lalu, apa hubungan antara memahami dengan menyadari?
Pemirsa Jawa Pos yang dimuliakan Allah SWT.
Antara memahami dengan menyadari ini dua hal yang berhimpitan. Kita kesulitan untuk menyadari apabila kita tidak memahami. Misalnya kita memahami bahwa ketika lampu merah menyala, maka kita harus berhenti. Dan ketika lampu hijau menyala, maka kita boleh melanjutkan perjalanan.
Kita mengetahui hal itu, tetapi apa yang kita sadari setelah mengetahui hal itu? Yang kita sadari adalah kita sedang menjaga keselamatan kita. Selain juga sedang menjaga keselamatan orang lain dengan adanya aturan-aturan seperti itu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
