
Ilustrasi mobil
JawaPos.com - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat muslim. Beberapa hari lagi, Bulan Ramadhan akan berakhir dan tergantikan oleh Hari Raya Idul Fitri.
Pada Hari Raya, umat muslim biasa berkumpul bersama keluarga alias pulang kampung. Orang yang merantau biasa pulang kembali ke kampung halaman untuk bertemu keluarga besar.
Fenomena pulang kampung ini bisa dilakukan baik dengan mobil, kereta api, kapal dan masih banyak lagi. Kamu mungkin merupakan satu diantara banyak orang yang pergi mudik dengan menggunakan mobil.
Perjalanan panjang dan jauh ini tentunya bukan hal mudah dan perlu banyak persiapan. Persiapan ini mencakup fisik, makanan, barang sampai obat-obatan.
Naik mobil untuk mudik lebaran merupakan hal yang sangat umum untuk dilakukan. Akan tetapi, tentunya ada beberapa hal yang tidak boleh kamu lakukan. Dilansir dari Reader's DIgest dan Family Handyman, berikut ini 7 hal yang tidak boleh dilakukan di mobil ketika mudik lebaran:
1. Tidak Menggunakan Sabuk
Hal pertama yang tidak boleh dilakukan di mobil ketika mudik lebaran adalah tidak menggunakan sabuk pengaman. Hal ini tentunya tidak boleh dilakukan baik itu penumpang maupun pengemudi.
Ketika sebuah kecelakaan tidak diinginkan terjadi, orang yang menggunakan sabuk pengaman bisa lebih aman ketimbang yang tidak. Hal ini tentunya menjadi keajaiban bagi siapapun yang naik mobil terutama ketika perjalanan panjang mudik lebaran.
2. Makan Makanan Berat
Hal kedua yang tidak boleh dilakukan di mobil adalah makan makanan berat. Hal ini tentunya berlaku bagi para penumpang termasuk pengemudi. Ketika kamu makan makanan berat di mobil, ada kemungkinan makanan tersebut akan mengotori mobil dan jatuh kesana kemari. Hal ini bisa membawa serangga atau hewan kecil yang masuk ketika remah-remah makanan terjatuh di sela-sela mobil.
Sementara untuk pengemudi, menyetir sambil makan bisa membelah fokusmu menjadi dua, terutama jika kamu mencari makanan yang jatuh, memutuskan mencelup ke saus yang mana dan lainnya. Sebagai pengemudi, kamu bisa meminta tolong penumpang di sebelah untuk menyuapi atau menahan diri dan hanya meminum minuman biasa.
3. Menyetel Musik Keras-keras
Hal ketiga yang juga tidak boleh untuk dilakukan adalah menyetel musik keras-keras. Ketika berkendara, kamu mungkin ingin menghidupkan suasana dengan mendengarkan lagu favorit.
Akan tetapi, menyetel musik keras-keras dengan jendela tertutup memungkinkan kamu untuk tidak mendengar apapun yang terjadi di luar. Hal ini tentu berbahaya apabila ada kecelakaan atau sesuatu yang mengharuskan kamu untuk bermanuver, terutama untuk pengemudi.
4. Merokok atau Vaping

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
