Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 April 2024 | 23.48 WIB

Mudik Lebaran 2024 Mampir di SPBU Garahan, Peristirahatan sebelum Melintasi Hutan

LEPAS PENAT: Rumah  makan berdesain rumah lawas batu bata  di SPBU Garahan Silo, Jember, salah satu jujukan pengendara untuk beristirahat sebelum melewati Alas Gumitir menuju Banyuwangi (10/3). - Image

LEPAS PENAT: Rumah makan berdesain rumah lawas batu bata di SPBU Garahan Silo, Jember, salah satu jujukan pengendara untuk beristirahat sebelum melewati Alas Gumitir menuju Banyuwangi (10/3).

Bengkel, minimarket, rumah makan, musala, dan toilet berderet tersedia di kawasan SPBU Garahan Silo, Jember. SPBU tersebut sekaligus yang terakhir sebelum menembus Alas Gumitir ke arah Banyuwangi.

SHOLEH HILMI QOSIM, Jember

---

SPBU berikutnya setelah SPBU Garahan, Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, baru ada 20 kilometer lagi. Jadi, yang mau melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi melewati Alas Gumitir sangat perlu singgah dulu.

Apalagi, fasilitas SPBU tersebut terbilang lengkap. Bengkel, minimarket, rumah makan, musala, dan toilet berderet tersedia.

Lokasi SPBU selanjutnya pun sudah termasuk ke dalam wilayah Banyuwangi. Sebab, Kecamatan Silo menjadi wilayah paling ujung dari Jember berbatasan langsung dengan Kecamatan Kalibiru, Banyuwangi.

Fasilitas pengisian bahan bakar tersebut beroperasi selama 24 jam. Sehingga para pengendara tidak perlu risau ketika hendak kehabisan bensin pada malam hari.

’’Kalau malam, biasanya juga ada sopir-sopir truk yang numpang tidur, istirahat sebentar di sini,” beber Rizki Fahrezi, kepala sif SPBU Garahan, ketika ditemui Jawa Pos sehari sebelum memasuki Ramadan (10/3).

Terdapat area parkir yang cukup luas pada area SPBU berkode 54.681.41 tersebut. Mampu menampung 10 sampai 15 kendaraan roda empat.

Dari sisi utara SPBU Garahan Silo, terdapat sejumlah fasilitas yang bisa diakses para pemudik. Mulai bengkel, minimarket, rumah makan, musala, hingga toilet tersedia di sana. ’’Dari bengkel sampai SPBU sini itu masih satu kawasan, satu kepemilikan,” sambung Rizki.

Tepat di sisi utara SPBU terdapat rumah makan yang bisa dikunjungi para pengendara. Hendra, staf operasional rumah makan tersebut, menyampaikan bahwa terdapat dua lapak penjual makanan di dalamnya. ’’Ada Zest Geprek dan Resto Garahan Asri,” ungkapnya.

Lapak Zest Geprek menyediakan olahan dari ayam geprek, baik disantap dengan nasi maupun dengan mi. Sementara Resto Garahan Asri menyiapkan berbagai olahan menu khas makanan Nusantara. Mulai gulai kambing, sate ayam, ayam bakar, sate kambing, hingga lalapan. Di dalam rumah makan juga tersedia permainan anak-anak berupa perosotan.

Fasilitas parkir di SPBNU tersebut juga cukup luas.

Pada sisi utara toilet terdapat Musala As-Salaam yang bisa digunakan untuk beribadah maupun sejenak merebah. Musala tersebut terdiri atas tiga saf dengan gelaran karpet sebagai tempat bersujud.

Rudi Utomo, salah seorang pengendara, tampak sedang merebahkan punggung dan berleha-leha sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan pada Minggu siang itu. Pengendara Honda Brio Satya tersebut sedang dalam perjalanan pulang menuju Banyuwangi.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore