
Mentri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan keterangan hasil Sidang Isbat di Gedung Kementrian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Minggu (10/3/2024).
JawaPos.com - Kabar baik juga datang dari Kemenag. Anggaran Rp 66 miliar untuk insentif guru pendidikan agama Islam (PAI) non-ASN (aparatur sipil negara) mulai dicairkan. Anggaran tersebut diperuntukkan guru PAI non-ASN yang tidak mendapatkan kucuran tunjangan hari raya (THR).
Sebab, guru PAI yang mendapatkan kucuran THR adalah ASN kategori PNS dan PPPK. Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, total ada 22 ribu guru PAI non-ASN yang memenuhi kriteria mendapatkan insentif tersebut.
Data mereka terekam pada sistem Administrasi Guru Agama (Siaga) milik Kemenag. Menag mengatakan, penyaluran insentif bagi guru PAI non-ASN itu adalah langkah alternatif penyetaraan kesejahteraan guru yang belum menerima THR.
Plt Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Abu Rokhmad menjelaskan, penyaluran insentif guru PAI non-ASN dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama disalurkan pada Januari–Juni 2024. Tahap kedua diberikan pada Juli–Desember 2024. ’’Saat ini kita cairkan untuk enam bulan pertama,’’ katanya. (idr/syn/mia/wan/han/c7/ttg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
