Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Maret 2024 | 23.03 WIB

Kenali Hukum dan 6 Tips Bercinta di Bulan Ramadhan, Dijamin Aman, Ibadah Puasa Anti Batal!

Ilustrasi Bercinta.

JawaPos.com – Puasa merupakan salah satu kewajiban yang dilakukan umat muslim saat bulan ramadhan. Tidak hanya menahan lapar dan minum dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari saja, melakukan hal yang tidak baik juga dilarang.

Sekalipun sudah sah dalam ikatan suci pernikahan, bercinta atau melakukan hubungan suami istri pada siang hari di bulan ramadhan adalah salah satu hal yang melanggar dan membatalkan puasa.

Hukum Melakukan Hubungan Intim di Bulan Ramadhan.

Dilansir dari Baznas, terdapat penjelasan hukum bagi orang yang melakukan hubungan intim saat berpuasa dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Hadis ini menyatakan, bahwa orang-orang yang dengan sengaja melakukannya dalam keaadan berpuasa, diwajibkan untuk melakukan salah satu dari pilihan yang dalam bahasa fikihnya disebut dengan kifarat.


أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: أَتَى رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: هَلَكْتُ، وَقَعْتُ عَلَى أَهْلِي فِي رَمَضَانَ، قَالَ: أَعْتِقْ رَقَبَةً قَالَ: لَيْسَلِي، قَالَ: فَصُمْ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ قَالَ: لاَ أَسْتَطِيعُ، قَالَ: فَأَطْعِمْ سِتِّينَ مِسْكِينًا

"Abu Hurairah meriwayatkan, ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW lantas berkata, 'Celakalah aku! Aku mencampuri istriku (siang hari) di bulan Ramadan'. Beliau bersabda, 'Merdekakanlah seorang hamba sahaya perempuan'. Dijawab oleh laki-laki itu, 'Aku tidak mampu'. Beliau kembali bersabda, 'Berpuasalah selama dua bulan berturut-turut'. Dijawab lagi oleh laki-laki itu, 'Aku tak mampu'. Beliau kembali bersabda, 'Berikanlah makanan kepada enam puluh orang miskin'." (HR. Bukhari).

Bagaimana dengan hukum apabila berciuman dengan pasangan di siang hari pada Bulan Ramadan? Batal puasanya jika keluarnya mani karena berciuman. Tetapi ciuman atau pelukan yang tidak menyebabkan basah atau keluarnya mani tidak membatalkan puasa.

Ini sesuai dengan hadis Nabi saw dari ‘Aisyah, ia berkata, “Nabi saw mencium ketika berpuasa dan berpelukan ketika berpuasa, namun beliau adalah orang yang paling mampu mengendalikan birahinya.” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Begitu pula dalam hadis ‘Umar Ibn al-Khattab diriwayatkan bahwa beliau berkata, “Pada suatu hari saya merasa birahi, lalu saya mencium [istri saya], lalu saya datang kepada Nabi saw dan mengatakan, ‘Saya hari ini telah melakukan hal yang gawat. Saya mencium istri saya ketika sedang puasa.’ Lalu Nabi saw balik bertanya, ‘Bagaimana kalau engkau berkumur-kumur dengan air ketika puasa?’ Aku menjawab, ‘Tidak apa-apa.’ Lalu Nabi saw menimpali, ‘Kalau begitu kenapa bertanya’?” (HR Abu Dawud dan Ahmad). Artinya berciuman tidak membatalkan puasa.

 Lantas, kapan waktu yang tepat untuk diperbolehkan melakukan hubungan suami istri dan bagaimana caranya? Dilansir dari hallodoc, simak penjelasan dibawah ini.

Tips Bercinta di Bulan Ramadhan

  1. Dilakukan Pada Malam Hari Setelah Berbuka

Hubungan intim dapat dilakukan pada malam hari setelah berbuka puasa atau setelah melakukan salat tarawih.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore