Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Maret 2024 | 19.19 WIB

Penyebab dan Cara Mengatasi Stres Terkait Pekerjaan di Bulan Ramadhan, Ketahui Strateginya

Ilustrasi seseorang mengalami stres saat bekerja. - Image

Ilustrasi seseorang mengalami stres saat bekerja.

JawaPos.com - Stres merupakan kondisi emosional seseorang yang muncul ketika menghadapi hal-hal di luar dugaan atau dapat mengganggu keseharian saat puasa Ramadhan, sehingga muncul perasaan tertekan. Kondisi stres ini sering dijumpai ketika bekerja berlebihan, karena terus menerus mendapat beban pikiran. Terutama ketika bekerja saat puasa Ramadhan, kita harus bisa mengimbangi pekerjaan yang dilakukan dengan ibadah yang dijalani.

Untuk mengatasi stres tersebut, kita harus mengetahui penyebab yang dapat mengganggu kondisi emosional. Setelah itu, kita dapat memfokuskan pemecahan masalah pada hal-hal yang mengganggu, sehingga dapat menjalani puasa Ramadhan dengan lebih baik.

Startup pendidikan Indonesia Satu Persen melalui akun YouTubenya @SatuPersenIndonesianLifeSchool, membagikan 4 tahapan stres dalam videonya yang berjudul 'Pengelolaan Stres 101 (Cara Mengurangi Stress berdasarkan Ilmu Psikologi)':

1. Sumber Stres

Dapat ditemukan pada masalah yang dijumpai, seperti gagal masuk kampus favorit, mendapat pekerjaan yang tidak sesuai, pertemanan yang toxic atau negatif.

2. Mengartikan Sumber Stres

Setelah mengetahui sumber permasalahannya, secara tidak langsung kita mengartikan maksud stres tersebut, apakah mengancam kehidupan atau tidak.

3. Muncul Reaksi Fisik dan Psikologis dari Respons Sumber Stres

Kemudian tubuh kita memunculkan reaksi seperti rasa cemas berlebihan, nangis, atau jantung yang berdetak lebih kencang, tergantung pada setiap orang.

4. Muncul Masalah Fisik dan Psikologis

Reaksi yang ditimbulkan secara berlebihan dapat mempengaruhi tubuh dan pikiran, seperti cemas berlebihan membuat kita tidak bisa tidur atau insomnia. Bahkan bisa menyebabkan sakit kepala, penyakit maag, akibat stres.

Setelah mengetahui tahapan-tahapan stres yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan psikologis, Satu Persen membagikan 2 strategi pengelolaan stres yang dapat dilakukan:

1. Emotion-focused Coping

Pengelolaan stres dengan mencoba mengurangi respon dari emosi atau perasaan negatif yang tiba-tiba muncul karena sedang stres. Saat sedih atau marah, beberapa orang mengatasinya dengan tidur, nangis, dan lain-lain untuk menenangkan diri.

Sumber stres yang dapat diatasi dengan strategi ini contohnya kematian seseorang, atau permasalahan lainnya yang tidak dapat kita kontrol.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore