
I
JawaPos.com - Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia menantikan kedatangan Bulan Ramadhan.
Bulan yang penuh berkah ini tidak hanya menjadi momen untuk menahan lapar dan dahaga dari subuh hingga magrib, tetapi juga menjadi masa untuk berlomba-lomba dalam amal kebaikan.
Ada berbagai bentuk kebaikan yang dapat dilakukan oleh umat Muslim, mulai dari bersedekah kepada yang membutuhkan hingga mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah dan dzikir.
Selain puasa sebagai kewajiban utama, terdapat juga anjuran lain yang diperkuat dalam tradisi Islam selama bulan Ramadhan, yaitu I’tikaf di masjid.
I’tikaf di bulan Ramadhan didasarkan pada banyak hadits yang merujuk langsung pada ajaran Nabi Muhammad SAW.
Mengutip laman Muslim.or.id (16/3), salah satu hadits yang menguatkan kesunahan i'tikaf di bulan Ramadhan adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA, beliau berkata:
أَنَّ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ
Artinya: “Sesungguhnya Nabi SAW beri’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian para istri beliau beri’tikaf sepeninggal beliau.”
Pengertian I’tikaf
Menurut kitab Fathul Qarib karya Muhammad bin Qasim Al-Ghazi, i’tikaf secara bahasa berarti menetapkan sesuatu yang baik atau jelek. Sedangkan secara syariat, i’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan sifat tertentu.
Tujuan utama i'tikaf adalah untuk menghadap kepada Allah SWT dengan sepenuh hati, serta menjauhkan diri dari segala distraksi dunia.
Karena itu, i’tikaf dapat dilakukan setiap saat. Akan tetapi, lebih utama dilakukan pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan dengan tujuan mencari lailatul qadar.
Lailatul qadar artinya malam yang mulia. Dalam Surat Al-Qadr dijelaskan bahwa lailatul qadar lebih baik dari seribu bulan.
Rukun dan Syarat I’tikaf

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
