
Ilsutrasi niat puasa Ramadhan/ Jcomp-Freepik
JawaPos.com - Para ulama dari empat mazhab sepakat bahwa puasa Ramadhan harus dimulai dengan niat. Namun, mereka berbeda pendapat mengenai teknis niatnya.
Menurut tiga mazhab selain Malikiyyah, niat harus diulang setiap hari saat menjalani puasa Ramadhan.
Sementara menurut Malikiyyah, cukup dengan menjamak niat puasa sebulan di malam pertama bulan Ramadhan, tanpa perlu mengulanginya setiap hari berikutnya.
Pendapat Malikiyyah ini juga diterapkan di Indonesia, meskipun mayoritas penduduknya mengikuti mazhab Syafi'i.
Pada malam pertama Ramadhan, banyak masjid dan mushola yang memimpin jamaah untuk mengucapkan niat puasa sebulan versi mazhab Malikiyyah.
Namun, hal ini tidak berarti bahwa niat tidak perlu dilakukan setiap harinya. Umat muslim tetap diharuskan untuk secara rutin mengucapkan niat puasa setiap hari.
Adapun niat puasa Ramadhan sebulan penuh ini hanya sebagai tindakan antisipasi jika terjadi lupa niat, sehingga puasa Ramadhan tetap sah dan dapat dilanjutkan karena sudah cukup dengan niat puasa sebulan penuh di awal Ramadhan.
Dikutip dari NU Online, Minggu (10/3), Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, KH A Idris Marzuqi, dalam karyanya Sabil al-Huda, menegaskan bahwa meskipun pada hari pertama Ramadhan cukup dengan niat sebulan, tetapi tetap disarankan untuk rutin mengucapkan niat puasa setiap harinya sebagai langkah pencegahan jika terjadi lupa niat.
Berikut lafal niat puasa sebulan penuh berdasarkan Imam Malik:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami'i shahri Ramadhani hadzihi s-sanati taqliidan lil-Imami Malik fardhan lillahi ta'ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah”
Namun, muncul masalah ketika seseorang tidak dapat berpuasa di hari pertama Ramadhan, misalnya karena sedang menstruasi. Pertanyaannya adalah apakah orang tersebut dapat menggunakan niat puasa versi Imam Malik di hari kedua atau seterusnya?
Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu dipahami konteks dan alasan di balik pendapat Malikiyyah yang memperbolehkan menjamak niat di awal Ramadhan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
