Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 April 2022 | 00.46 WIB

Begini Cara Menangkap Rahmat Allah pada 10 Hari Pertama Ramadan

Sejumlah warga melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah Mesjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (2/4/2022). Sebagian besar umat muslim di Indonesia mulai melaksanakan Shalat Tarawih dan akan melaksanakan puasa Ramadhan 1443 Hijriah pada Minggu (3/4/2022). FOTO : FED - Image

Sejumlah warga melaksanakan Shalat Tarawih berjamaah Mesjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (2/4/2022). Sebagian besar umat muslim di Indonesia mulai melaksanakan Shalat Tarawih dan akan melaksanakan puasa Ramadhan 1443 Hijriah pada Minggu (3/4/2022). FOTO : FED

JawaPos.com - Sesuai sabda Rasulullah SAW, 10 hari pertama Ramadan disebut rahmat, pada pertengahannya akan penuh ampunan, dan 10 hari terakhir adalah pembebasan dari api neraka.

Dosen Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur’an (PTIQ), Dr. Abdul Muid Nawawi, MA mengatakan, dengan kita diberikan panjang umur bisa berjumpa dengan bulan suci Ramadan, sejatinya itu merupakan bagian dari rahmat Allah yang diberikan kepada kita. Sebab tidak semua orang mendapat kesempatan berjumpa dengan bulan Ramadan.

"Apalagi mendapatkannya dalam keadaan sehat, dalam keadaan beriman sehingga mau berpuasa. Itu sudah rahmat besar," kata Abdul Muid Nawawi kepada JawaPos.com.

Sekalipun 10 hari Ramadan adalah hari dimana rahmat rahmat Tuhan banyak ditebar, tidak semua orang mendapatkannya.  Menurut Abdul Muid, untuk mendapatkan rahmat rahmat Tuhan, dibutuhkan kail atau jala sebagai penangkapnya.

Abdul Muid lantas mengumpamakannya dengan sungai yang sedang dipenuhi oleh banyak ikan. Ikan ikan tersebut tidak mungkin kita dapatkan jika kita tidak memiliki kail atau penangkap. Dan kail untuk mendapatkan rahmat Tuhan adalah dengan kita juga memberikan rahmat kepada orang lain.

"Meski rahmat menebar pada malam-malam itu, kalau kita tidak ada penangkapnya, kita tidak akan mendapatkan rahmat. Sama misalnya pada hari itu banyak ikan di sungai, tapi kita tidak bawa jala, kail dan lain sebagainya. Banyak saja tapi ikan nggak ketangkap ke kita," terangnya.

Selama 10 hari pertama Ramadan, supaya mendapatkan rahmat, kita harus memperbanyak melakukan amalan kebaikan kepada sesama. Seperti memperbanyak melaksanakan ibadah, sedekah, menebar kasih sayang, berusaha ramah ke orang, menghindari pertikaian dan permusuhan dengan orang orang.  "Itu jala untuk menangkap rahmat. Memang ada rahmat tapi harus ada penangkapnya. Karena kalau tidak ada penangkapnya rahmat itu tidak  akan masuk ke kita," katanya. (*)

 

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore