
Jalan tol Ngasem siap beroperasi pada saat arus mudik nanti.
JawaPos.com - Jalur pantai selatan (pansela) Jawa terus digaungkan pemerintah sebagai jalur alternatif musim mudik tahun ini. Jalur tersebut dinilai akan memecah kemacetan. Sementara di beberapa jalur mudik lain masih terlihat beberapa masalah seperti jalan berlubang.
Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Saleh Atmawidjaja menyatakan, tol bukan satu-satunya pilihan untuk mudik. Dia menyarankan masyarakat juga menggunakan jalan alternatif seperti pansela. Jalur tengah juga menjadi pilihan yang bisa digunakan.
"Kemantapan jalur mudik sudah 90 persen. Sebab, beberapa ruas belum sempurna," ujarnya Euforia penggunaan tol, menurut Endra, bukanlah hal yang baik.
Dikhawatirkan, tol akan menjadi padat. Untuk jalur selatan, beberapa titik masih rawan longsor. Bentuk geografis pansela yang banyak terdapat pegunungan membuat daerah itu rawan.
Menurut data Kementerian PUPR, jalur pansela Jawa memiliki panjang 1.405 kilometer. Tiap-tiap jalur memiliki lebar jalan 5 sampai 7 meter. Jalur pansela menyusuri garis tepi pantai mulai Banten, Jabar, Jateng, DI Jogjakarta, hingga Jatim.
Untuk menanggulangi masalah akibat longsor, Kementerian PUPR sudah menyiapkan tim siaga bencana saat mudik. Tim itu terdiri atas karyawan PUPR yang disiagakan secara bergantian.
"Ada 80 posko yang disiapkan untuk jalur-jalur yang dianggap rawan di Jawa dan Sumatera," ujarnya. Jika terjadi bencana seperti tanah longsor, tim tersebut segera membersihkan jalan.
Direktur Lalu Lintas Ditjen Perhubungan Darat Pandu Yunianto menerangkan, pihaknya telah memantau sarana lalu lintas tol fungsional yang akan difungsikan. Salah satunya adalah patok-patok reflektor untuk memandu pemudik yang berkendara pada malam hari. "Mengemudi malam itu bergantung kebiasaan. Namun, kami sudah menyiapkan sarana pendukungnya," ujar dia.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa menggelar survei jalan tol Jakarta-Surabaya untuk mengantisipasi kemacetan akibat pembangunan yang belum selesai. Survei digelar mulai Jumat (1/6) hingga hari ini. Untuk hari pertama, Kakorlantas mengunjungi tol Batang-Semarang. Tepatnya Jembatan Kalikuto yang diprediksi belum kelar hingga 8-10 Juni yang menjadi puncak arus mudik.
Royke mengatakan, Jembatan Kalikuto diprediksi menjadi titik kemacetan krusial saat arus mudik. Penyebab utamanya penyelesaian jembatan baru bisa dilakukan beberapa hari setelah puncak arus mudik. "Penyelesaian Jembatan Kalikuto ini 12 Juni atau 13 Juni."
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
