Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 April 2025 | 15.18 WIB

Kecelakaan di Jakarta Turun 25,76 Persen selama Mudik Lebaran 2025, kata Menko Polkam Budi Gunawan

Menko Polkam Budi Gunawan memberikan keterangan. (Kemenko Polkam) - Image

Menko Polkam Budi Gunawan memberikan keterangan. (Kemenko Polkam)

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mengungkapkan bahwa angka kecelakaan selama mudik Lebaran mengalami penurunan hingga 25,76 persen, daripada tahun 2024. Hal ini karena mudik Lebaran yang telah mampu mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah daerah sejak 1 April 2025. 

"Akibat penurunan kepadatan lalu lintas sejak 1 April 2025, beberapa daerah juga mengalami penurunan angka kecelakaan lalu lintas," kata Budi, dalam keterangannya, Jumat (4/4).

"Salah satunya di Jakarta, tercatat kasus kecelakaan lalu lintas mencapai 294 kejadian. Angka ini juga mengalami penurunan sebesar 25,76 persen dari data tahun 2024," sambungnya.

Ia memperkirakan, kepadatan arus lalu lintas di Jakarta akan meningkat kembali pada periode arus balik 5-7 April 2025. Budi memerinci data yang dikumpulkan, salah satunya jumlah kendaraan yang keluar masuk Jabodetabek pada 2 April 2025 melalui jalan tol dan arteri mencapai 417.974 kendaraan.

"Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 73,4 persen dibandingkan hari sebelumnya," ujar Budi.

Budi juga memastikan bahwa pemerintah telah melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik kepadatan, misalnya dengan menerapkan contraflow dari Kilometer 70 hingga 47 di Tol Jakarta-Cikampek. Tak hanya itu, opsi one way lokal di ruas Brebes dan jalur alternatif Nagrek juga dilakukan. 

Sementara, di luar wilayah Jabodetabek, pengalihan arus juga dilakukan secara bertahap pada ruas Tol Solo–Jogja untuk mengantisipasi antrean di Gerbang Tol Prambanan hingga Klaten.

“Rekayasa lalu lintas bersifat dinamis sesuai kebutuhan lapangan. Ini adalah bentuk kesiapsiagaan yang dilakukan agar masyarakat tidak terjebak dalam kemacetan panjang,” paparnya.

Selain sektor pengamanan, Budi memastikan bahwa pemerintah telah mengerahkan berbagai Kementerian/Lembaga mulai dari BMKG, BNPB, hingga pemerintah daerah dalam upaya pemantauan cuaca ekstrem serta mitigasi bencana.

Seluruh upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan pentingnya pelayanan publik terpadu dan jaminan keamanan nasional selama masa mudik Lebaran 2025.

“Ini bukan hanya soal teknis pengaturan lalu lintas atau pengamanan tempat wisata, tapi mencerminkan kesiapan nasional dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Budi menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memantau situasi musim mudik Lebaran hingga seluruh rangkaian arus balik selesai. 

“Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban bersama. Dengan kerja sama seluruh pihak, mari kita pastikan libur panjang ini dapat berlangsung dengan aman dan kondusif,” pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore