Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Maret 2025 | 18.22 WIB

Mengenal Tradisi Perayaan Hari Raya Idul Fitri di Berbagai Negara, Mulai dari Makan Makanan Manis hingga Mengikuti Festival

Ilustrasi merayakan hari raya idul fitri. (Freepik) - Image

Ilustrasi merayakan hari raya idul fitri. (Freepik)

JawaPos.com – Idul Fitri merupakan hari raya yang menandai berakhirnya bulan Ramadan, bulan puasa umat Islam. Umat Islam merayakan Idul Fitri dengan penuh semangat dan kegembiraan.

Meskipun ritual dan tradisi dasar Idul Fitri ini hampir sama di seluruh dunia namun ada beberapa adat dan praktik unik yang berbeda di setiap negara.

Dilansir dari laman Darcey Flower inilah beberapa rutinitas adat untuk merayakan hari raya Idul Fitri di berbagai negara.

1. Uni Emirat Arab / UEA

Idul Fitri merupakan salah satu perayaan terpenting di UEA. Perayaan ini menandai berakhirnya bulan Ramadan, dan berbagai persiapan telah dimulai beberapa hari sebelum perayaan.

Orang-orang menghiasi rumah mereka dengan ornamen dan lampu, membeli pakaian baru, dan menyiapkan penganan tradisional. Pada pagi hari Idul Fitri, umat Islam berkumpul untuk melaksanakan salat.

Setelah salat, orang-orang saling bertukar hadiah, berbagi makanan, dan berpartisipasi dalam perayaan umum seperti kembang api, pertunjukan budaya, dan karnaval. Idul Fitri menandai waktu bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat untuk berkumpul dan merayakan dengan perpaduan unik antara tradisi dan modernitas.

Beramal merupakan bagian penting dari perayaan di UEA, dan umat Muslim didorong untuk memberi kepada mereka yang kurang beruntung selama Ramadan dan Idul Fitri. Pemerintah, serta berbagai organisasi amal, mendistribusikan makanan, pakaian, dan uang untuk memastikan bahwa setiap orang dapat berpartisipasi dalam perayaan tersebut.

2. Arab Saudi

Di Arab Saudi, perayaan Idul Fitri dimulai dengan melihat bulan baru. Umat Muslim melaksanakan salat Idul Fitri di masjid atau tempat terbuka yang luas, lalu saling menyapa dengan mengucapkan “Idul Fitri.” Hari itu ditandai dengan pesta dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.

Orang-orang mengunjungi kerabat dan teman mereka, dan berpesta. Mereka juga memberikan hadiah kepada anak-anak dan orang tua. Warga Saudi juga berpartisipasi dalam kegiatan tradisional seperti elang, balap unta, dan tarian tradisional. Perayaan lainnya meliputi kembang api, pertunjukan budaya, dan kegiatan hiburan lainnya.

3. Turki

Di Turki, Idul Fitri disebut Şeker Bayramı, yang berarti “Pesta Gula”. Nama ini mencerminkan makanan manis yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan tersebut.

Orang Turki memulai hari dengan mencuci dan mengenakan pakaian baru. Mereka kemudian mengunjungi orang tua untuk meminta restu dan pengampunan. Anak-anak menerima permen dan uang dari orang tua. Orang Turki juga menyiapkan hidangan tradisional seperti baklava dan halva.

4. Selandia Baru

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore