Ilustrasi sholat tahajud (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Bulan suci Ramadhan menjadi momen yang istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah sebanyak-banyaknya. Salah satu amalan yang sering dilakukan adalah sholat sunnah pada malam hari, termasuk sholat tahajud.
Namun, seringkali muncul pertanyaan apakah sah melaksanakan sholat tahajud jika seseorang belum tidur sama sekali? Berikut ini penjelasan lengkapnya dilansir dari laman Kemenag dan Islam NU pada Selasa (25/3).
Tahajud merupakan shalat sunnah yang dilakukan di malam hari setelah seseorang terbangun dari tidurnya, meskipun hanya tidur sebentar. Maka, jika seseorang melaksanakan shalat malam tetapi belum tidur sebelumnya, maka shalat tersebut tidak termasuk dalam kategori shalat tahajud.
Pendapat ini diperkuat oleh Imam Romli dalam kitab Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj, di mana beliau menjelaskan bahwa shalat tahajud adalah shalat sunnah yang dilakukan setelah tidur, sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran:
وَيُسَنُّ (التَّهَجُّدُ) بِالْإِجْمَاعِ لِقَوْلِهِ تَعَالَى {وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ} [الإسراء: ٧٩] وَلِمُوَاظَبَتِهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - وَهُوَ التَّنَفُّلُ لَيْلًا بَعْدَ نَوْمٍ
"Shalat tahajud disunnahkan dengan kesepakatan ulama berdasarkan firman Allah Ta'ala: Dan pada sebagian malam hari shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu." (QS. Al-Isra': 79).
Riwayat Imam An-Nasa'i menjelaskan, Nabi Muhammad SAW apabila terbangun di tengah malam, akan melakukan shalat tahajud:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ يَتَهَجَّدُ
Artinya: "Bahwa Nabi Muhammad SAW apabila terbangun di tengah malam, maka beliau akan mendirikan shalat tahajud." (HR An-Nasa'i).
Dengan pendapat yang sama, Syekh Sulaiman Ibn Muhamad ibn Umar Al-Bujairomi menyebutkan:
وَتَهَجُّدٌ - أَيْ: تَنَفُّلٌ بِلَيْلٍ بَعْدَ نَوْمٍ
"Dan sunnah melaksanakan shalat tahajud, yaitu shalat sunnah setelah tidur."
قَوْلُهُ: (بَعْدَ نَوْمٍ) وَلَوْ يَسِيرًا، وَلَوْ كَانَ النَّوْمُ قَبْلَ فِعْلِ الْعِشَاءِ، لَكِنْ لَا بُدَّ أَنْ يَكُونَ التَّهَجُّدُ بَعْدَ فِعْلِ الْعِشَاءِ، حَتَّى يُسَمَّى بِذَلِكَ وَهَذَا هُوَ الْمُعْتَمَدُ
Penjelasan kalimat [setelah tidur]: walaupun tidur sebentar dan tidurnya dilakukan sebelum shalat Isya, tapi shalat tahajud tetap dilakukan setelah shalat Isya. Oleh sebab itu shalat ini disebut shalat tahajud (tahajud: tidur di waktu malam) dan inilah pendapat yang mu'tamad [kuat]. (Sulaiman Ibn Muhamad ibn Umar Al-Bujairomi, Hasyiyatul Bujairomi ala Syarhil Minhaj, [Mesir, Mustafa al-Babi al-Halabi: 1345 H] juz 1, halaman 286).

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
