Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Maret 2025 | 20.45 WIB

Komdigi Gandeng BMKG, Siapkan Early Warning System Bencana dan Cuaca Ekstrem selama Masa Mudik Lebaran 2025

Dirjen Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto saat Apel Bersama Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Optimal 2025 di Kantor Kemkomdigi, Selasa (25/3/2025). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)



JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus mempersiapkan layanan komunikasi untuk menghadapi mudik lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Salah satunya dengan menggandeng Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengaktifkan early warning system.

Dirjen Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni Supriyanto menjelaskan, early warning system ini merupakan sebuah sistem peringatan dini mengenai informasi bencana dan cuaca ekstrem selama mudik Lebaran 2025.

“Kami juga bekerja sama dengan BMKG. Kita mengaktifkan early warning system, yang mampu menyebarkan informasi bencana cuaca ekstrem kepada masyarakat,” kata Wayan dalam Apel Bersama Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Optimal Tahun 2025 di Kantor Kemkomdigi, Selasa (25/3).

Nantinya, early warning system disalurkan melalui SMS dan TV digital sehingga informasinya bisa langsung diterima oleh masyarakat dengan cepat.

“Apabila (gempa) di atas lima skala Richter, mereka (BMKG) sudah langsung menerima early warning apabila terjadi bencana di wilayah-wilayah terdampak bencana,” ungkap dia.

Selain itu, Komdigi dan operator seluler juga mengerahkan 1.500 personel gabungan untuk mempersiapkan layanan komunikasi selama mudik.

Personel gabungan tersebut di antaranya adalah 150 orang dari Komdigi, 300 dari Telkomsel, 1.000 dari XL Axiata, 184 dari Indosat, dan 20 dari Smartfren.

Teruntuk posko, Komdigi dan operator seluler juga menghadirkan 386 posko. Di antaranya adalah 152 posko siaga dari Telkomsel, 10 posko XL Axiata , 5 posko Smartfren, dan 184 gerai layanan Indosat yang difungsikan sebagai posko siaga.

Khusus 35 posko yang dikelola Komdigi, terdiri dari 30 Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan 5 posko pada lima titik strategis. Nantinya, titik strategis tersebut akan beroperasi selama 24 jam dari 26 Maret hingga 8 April 2025.

Lima titik strategis itu di antaranya berada di terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, rest area KM57, rest area KM62, Stasiun Gambir Jakarta, serta Stasiun Tawang di Semarang.

Selain itu, Komdigi juga menyiagakan call center 112 sebagai nomor tunggal panggilan yang kini telah aktif di 110 kota. Layanan ini dapat diakses gratis oleh masyarakat menggunakan semua operator kapanpun dan di manapun mereka berada. 

“Jadi apabila saat mudik, Bapak Ibu ada kendala, ada kebutuhan emergency, panggil polisi, pemadam kebakaran, ambulan, silahkan panggil call 112, itu layanan yang gratis tanpa dipungut pusat,” tutup Wayan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore