Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Maret 2025 | 16.23 WIB

Simak, Inilah 10 Cara Ampuh Mengatasi Rasa Malas dalam Menjalani Ibadah di Bulan Ramadhan, Raih Keberkahan di Bulan Suci

Ilustrasi bulan Ramadhan. (Pexels) - Image

Ilustrasi bulan Ramadhan. (Pexels)

JawaPos.com – Bulan Ramadhan adalah momen istimewa untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal saleh kepada Allah SWT. Dibukanya pintu surga menjadi simbol limpahan pahala dan keberkahan yang Allah sediakan di bulan suci ini.

Sementara itu, dibelenggunya setan menandakan bahwa godaan untuk berbuat maksiat semakin berkurang.

Oleh sebab itu, beruntunglah bagi siapa saja yang masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan Ramadhan, sebagaimana dikutip dari laman jateng.nu.or.id.

Kenyataannya, tidak semua orang mampu memanfaatkan momen Ramadhan dengan baik. Justru, sebagian merasa kurang bersemangat dan malas dalam beribadah.

Padahal, sebagaimana disebutkan dalam laman darusyahadah, Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan.

Rasa malas dalam beribadah bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kelelahan, kurangnya motivasi, atau minimnya pemahaman tentang keutamaan ibadah di bulan suci ini.

Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dibahas beberapa cara untuk mengatasi rasa malas agar ibadah di bulan Ramadhan bisa dilakukan dengan lebih baik, lebih khusyuk, dan tentunya mendatangkan pahala yang lebih besar dari Allah SWT.

  1. Jangan tidur setelah Subuh

Rasulullah SAW bersabda:

"Keberkahan umatku ada di pagi hari." (HR. Abu Dawud)

Pagi hari adalah waktu yang penuh keberkahan, sehingga sebaiknya dimanfaatkan untuk berdzikir, membaca Alquran, atau melakukan aktivitas positif lainnya. Jika langsung tidur setelah Subuh, kita bisa kehilangan momen yang penuh manfaat ini dan justru merasa lemas sepanjang hari.

  1. Cukup istirahat agar kuat beribadah

Agar tetap bertenaga saat menjalankan ibadah, tubuh perlu istirahat yang cukup. Salah satu cara yang dianjurkan adalah tidur siang atau ‘qailulah’. Rasulullah SAW bersabda:

"Tidurlah qailulah (tidur siang), karena setan tidak tidur siang." (HR. Abu Nu’aim)

Tidur siang tidak wajib, tetapi jika memungkinkan, sangat dianjurkan. Ini bisa membantu kita lebih segar untuk melaksanakan ibadah di malam hari seperti sholat Tarawih dan membaca Al-Qur’an.

  1. Luruskan niat hanya untuk Allah

Setiap ibadah yang kita lakukan harus didasari dengan niat yang ikhlas hanya untuk Allah. Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore