
Ilustrasi Bau mulut saat puasa/freepik
JawaPos.com - Berpuasa dan tidur dapat menghambat produksi air liur di dalam tubuh.
Menurut dari laman www.zenyum.com, rasa pahit pada saat sahur terjadi karena kurangnya asupan air yang menyebabkan mulut terasa pahit dan kering karena produksi air liur menurun saat puasa.
Akibatnya nafas menjadi lebih bau saat menjalani ibadah puasa bulan ramadhan. Bau mulut dapat mengurangi rasa kepercayaan diri terutama saat berinteraksi dengan orang lain di tempat kerja atau dalam aktivitas sehari-hari.
Meskipun bau mulut saat puasa tidak sepenuhnya bisa dihilangkan, namun ada beberapa cara efektif untuk menguranginya. Mengutip dari laman www.listerine-me.com, berikut ini adalah trik sederhana untuk menjaga nafas agar tetap segar selama berpuasa.
Menjaga kebersihan mulut dan gigi
Cara paling sederhana untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut adalah rutin menyikat gigi minimal dua kali sehari. Anda bisa menyikat gigi 2-3 menit sebelum sahur dan setelah berbuka. Selanjutnya anda bisa membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi atau sikat interdental untuk membantu menghilangkan sisa makanan.
Membersihkan lidah menggunakan tongue scraper juga penting untuk menghilangkan bakteri yang menempel di lidah. Pembersihan lidah rutin juga penting untuk menghilangkan tumpukan bakteri di lidah yang menyebabkan bau mulut. Selanjutnya anda bisa menggunakan obat kumur untuk membantu mengurangi bakteri penyebab bau mulut.
Membiarkan air liur bekerja secara alami
Setelah berbuka puasa, tunggu selama 30-60 menit sebelum anda menyikat gigi. Cara ini berguna agar air liur dapat membersihkan sisa makanan dan mengembalikan pH di dalam mulut. Menyikat gigi terlalu cepat setelah mengkonsumsi makanan yang asam, dapat merusak gigi.
Menghindari makanan penyebab bau mulut
Pada saat berbuka puasa, hindari makanan yang mengandung rempah-rempah, bawang, dan bawang putih, supaya tidak bau mulut. Anda bisa menggantinya dengan mengkonsumsi makanan tinggi air seperti, seledri, mentimun, dan semangka. Makanan yang tinggi air dapat membantu anda membersihkan bakteri dan sisa makanan di dalam mulut.
Perbanyak mengkonsumsi air putih
Air membantu membersihkan partikel penyebab bau mulut. Mengkonsumsi buah dan sayur juga dapat membantu melembabkan mulut anda.
Hindari kopi dan rokok
Anda harus mengurangi konsumsi kopi dan rokok saat ramadhan. Kopi bersifat asam dan bisa menurunkan pH mulut, yang dapat merangsang pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Kemudian merokok setelah berbuka, juga semakin membuat nafas semakin bau, karena rokok dapat membuat mulut kering yang mempercepat pertumbuhan bakteri bau mulut.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
