
Ilustrasi oat ./
JawaPos.com – Perkara yang sering kali dikeluhkan ketika berpuasa seharian di bulan Ramadhan adalah menahan rasa lapar. Apalagi jika aktivitas dalam satu hari cukup padat, tentunya energi kian menipis seiring waktu berjalan.
Kalau kamu kerap merasa lapar berlebihan saat puasa, coba ingat-ingat lagi asupan makanan yang dikonsumsi saat sahur. Sebaiknya jangan asal makan jika tidak ingin cepat lelah ketika memasuki waktu menahan lapar dan haus.
Lalu, makanan seperti apa yang direkomendasikan untuk mengisi waktu sahur agar terhindar dari rasa lapar berlebihan saat puasa? Catat dulu sederet makanan berikut ini.
Berharap puasa Ramadhan terhindar dari rasa lapar yang terlalu menyiksa? Pilih oat sebagai menu sahur. Melansir dari laman Marham, oat mampu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Lebih dari itu, oat juga mengandung avenanthramides yang bersifat antioksidan dan anti inflamasi. Kandungan dalam oat sangat bermanfaat bagi tubuh, antara lain menurunkan risiko penyakit jantung dan memperbaiki kadar kolesterol.
Tapi menyantap oat begitu saja rasanya sangat hambar, bukan? Tambahkan buah-buahan dan sedikit madu sehingga lebih kaya akan rasa manis alami.
Ada alasan mengapa karbohidrat kompleks cocok sebagai menu sahur agar rasa lapar tak mudah datang. Menurut Healthxchange, karbohidrat berserat tinggi seperti roti gandum utuh dan beras merah membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.
Hal ini lantas membuat level energi tetap stabil selama tidak mendapat asupan makanan di waktu puasa Ramadhan.
Masnad Health Clinic menyebutkan, ketimbang karbohidrat dan lemak, protein justru memberikan rasa kenyang lebih lama. Tak hanya itu saja, fungsi protein pun sangat penting dalam mengatur metabolisme dan membangun serta memperbaiki otot maupun organ tubuh.
Disarankan, ketika sahur memilih protein rendah lemak atau bahkan protein nabati seperti daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, tahu, tempe, dan biji-bijian. Hal ini bertujuan supaya asupan lemak jenuh tetap terkontrol.
Telur bisa menjadi pilihan menu sahur yang ideal. Produk hewani satu ini memiliki kandungan gizi berupa protein dan vitamin yang sangat baik bagi tubuh.
Mengutip dari Klikdokter, sebutir telur mengandung 6 gram protein, termasuk juga ada 9 jenis asam amino esensial. Tingginya protein mampu membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.
Jadikan smoothie sebagai menu sahur Ramadhan apabila ingin puasa seharian terjaga dari rasa lapar berlebihan. Alasannya, smoothie mengandung protein yang juga baik dalam mengurangi keinginan makan berlebih di siang hari.
Tambahkan berbagai bahan yang kaya akan nutrisi ke dalam smoothie seperti yogurt, biji-bijian, protein powder, dan buah-buahan agar kandungan gizi semakin kompleks.
Puasa Ramadhan merupakan suatu ibadah wajib yang perlu dijalankan dengan rasa Ikhlas dan tulus. Jangan biarkan lapar berlebihan mempengaruhi ketenangan ibadahmu. Sebab itu, jangan lupa catat lima menu sahur yang baru saja dibahas agar rasa kenyang selama puasa bertahan lebih lama.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
