Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 April 2024 | 14.39 WIB

Empat Contoh Kalimat Sungkem Versi Bahasa Jawa Lengkap dengan Artinya

Emil Dardak dan istrinya, Arumi Bachsin sungkem kepada kedua orang tuanya sebelum nyoblos di TPS, Rabu (27/6)

JawaPos.com  - Hari Raya Idulfitri tinggal empat hari lagi, di Indonesia terdapat berbagai macam tradisi yang dilakukan di hari raya Idulfitri, salahsatunya tradisi sungkeman atau bermaaf-maafan ke keluarga, sanak saudara, kerabat dan tetangga rumah.

Menurut KBBI Online, istilah sungkem berasal dari bahasa Jawa yang berarti ‘sujud’, yaitu sebagai tanda bakti dan hormat kepada sesama, biasanya digunakan oleh yang muda kepada yang lebih tua. 

Tujuan dari sungkem atau sungkeman sendiri adalah untuk meminta maaf, namun masih banyak yang masih bingung tentang cara sungkem yang baik menggunakan bahasa Jawa agar tidak terlihat kikuk, sopan, dan enak untuk diucapkan.

Terlebih lagi sungkem biasanya menggunakan bahasa Jawa krama untuk menunjukkan tata krama kepada orang yang lebih tua.

Sayangnya, pada zaman sekarang ini tidak banyak orang yang bisa berbahasa Jawa Krama terutama anak muda, sehingga mereka akan kesulitan saat akan melaksanakan sungkeman.

Berikut contoh teks sungkem bahasa Jawa yang bisa dijadikan referensi atau hafalan ketika melakukan sungkeman di hari raya Idulfitri lengkap dengan artinya.

1. “Ngaturaken sembah pangabekti kula kagem panjenengan. Sapinten lepat kula, lampah kula, tutur kula, kula nyuwun agenging pangapunten lan mugi mugi saget linebur ing dinten riyadin menika."

Artinya : Saya mengucapkan hormat dan bakti saya kepada anda. Seberapa banyak kesalahan saya, tindakan saya, ucap kata saya, saya meminta maaf sebesar-besarnya, dan semoga di hari raya ini kesalahan saya dapat dimaafkan.

 2. "Ngaturaken sugeng riyadin, nyuwun agunging pangapunten. menawi katah kalepatan ingkang disengaja utawi mboten disengaja dumatheng panjenengan sami, kula nyuwun agunging pangaksami."

Artinya: Saya mengucapkan hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin. Apabila saya mempunyai salah yang disengaja atau tidak sengaja kepada anda sekeluarga, saya minta maaf sebesar-besarnya.

3. "Ing bakda riyadin menika kula nyuwun pangapunten saageng agengipun anggen kula tumindak lan tetembung, menawi taksih wonten katah kalepatan. Mugi-mugi ing dinten menika, kalepatan kula kaliyan penjengan sami saget linebur lan diijabah dening Gusti kang Maha Agung."

Artinya: Di hari raya idulfitri ini, saya meminta maaf sebesar-besarnya atas tindakan dan ucapan saya. Semoga di hari ini kesalahan saya dan anda sekalian, dimaafkan dan diridhoi oleh Allah SWT.

4. "Ngaturaken sugeng riyadin lan ugi nyuwun pangapunten sakathahing kalepatan kula dhateng penjenengan sakulawarga."

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore