
Pola tidur saat puasa. (Freepik/yanalya)
JawaPos.com - Setiap tahun, masyarakat Muslim di seluruh dunia memperhatikan praktik makan sahur sebagai bagian penting dari ibadah puasa. Namun, seringkali pertanyaan tentang apa yang seharusnya dilakukan setelah makan sahur masih belum terjawab dengan jelas.
Apakah aman untuk langsung tidur setelah makan sahur? Pertanyaan ini mungkin sering muncul di benak banyak orang. Terutama di bulan Ramadan saat jadwal tidur dan makan menjadi saling tumpang tindih.
Berikut argumen dari para ahli kesehatan tentang apakah aman untuk tidur segera setelah makan sahur, serta pandangan dari perspektif agama Islam mengenai kebiasaan ini. Dengan pemahaman yang lebih mendalam, kita dapat membuat keputusan yang bijaksana untuk kesehatan dan ibadah kita dibulan Ramadan yang penuh berkah ini.
Dilansir dari kanal YouTube SKWAD Health, Dr. Yudhistira Herlambang menjelaskan bahwa alasan dibalik habis sahur tidak dianjurkan untuk langsung tidur ialah karena menimbun lemak, sebab pada saat tidur tubuh itu membutuhkan sedikit energi kemudian metabolisme juga berkurang, sehingga lemak yang masuk ke dalam tubuh bukan dicerna oleh usus, tetapi malah ditimbun.
Selain itu, Dr. Yudhis menjabarkan bahwa langsung tidur setelah sahur akan meningkatkan produksi asam lambung, karena ketika tidur tubuh melakukan pembakaran energi terjadi lambat sekali, cenderung tidak terjadi, sehingga asam lambung memiliki resiko akan mengiritasi dinding lambung.
Kemudian dampak buruk lain bagi tubuhnya, Dr. Yudhis menerangkan bahwa ketika dinding lambung sudah teriritasi, lama kelamaan jika terlalu sering tidur setelah sahur akan semakin tipis dinding lambungnya maka sensitivitas akan asam lambung jadi meningkat. Waktu yang tepat untuk tidur setelah sahur yang dianjurkan oleh Dr. Yudhis ialah 2 jam setelah makan.
Selanjutnya, dilansir dari kanal YouTube resmi Dr. Andi (@Dokter Andi Official) menjelaskan bahwa terdapat 4 bahaya jika langsung tidur setelah makan sahur, yaitu sebagai berikut :
Bahaya pertama ialah bisa menyebabkan gangguan tidur, ketika tidur dalam keadaan kekenyangan akan membuat tidur agak kurang nyenyak dan sebagian dari kita mungkin akan mengalami heartburn atau nyeri pada area ulu hati dan akan menyebabkan terbangun saat tidur. Terlebih ketika habis mengonsumsi makanan yang asam ataupun pedas.
Bahaya kedua, tidur setelah sahur buruk bagi penderita penyakit asam lambung. Perut yang terlalu kenyang akan membuat asam lambung naik ke atas hingga menyentuh ke kerongkongan pada saat tertidur (GERD).
Bahaya ketiga, langsung tidur setelah makan itu sangat buruk terutama bagi penderita diabetes. Apalagi ketika salah mengonsumsi makanan yang mengakibatkan kadar gula darah naik, begitupun sebaliknya dimana tidur dalam keadaan perut lapar yang akan membuat kadar gula darah menurun. Kuncinya harus tepat konsumsi jenis makanan sebelum tidur saat keadaan lapar, makanlah makanan yang rendah kalori dan bebas gula.
Bahaya keempat, bisa meningkatkan berat badan, hal ini dipengaruhi oleh pilihan jenis makanan kalian saat sahur.
Kemudian, dikutip dari video singkat milik kanal goodtalktv99, Dr. Hans Tandra menjelaskan bahwa diperbolehkan untuk lanjut tidur setelah sahur tetapi jangan lupa 2 jam kemudian bangun dan jalan sebentar sekitar 30 menit untuk pembakaran, karena pada saat itu gula lemak sedang diserap masuk ke dalam aliran darah sesudah 1-2 jam setelah makan.
Lantas, bagaimana tidur setelah sahur di mata pemuka agama islam? Buya Yahya melalui video YouTube Al-Bahjah TV berpendapat bahwa, tidak haram tidur sehabis sholat subuh tetapi makruh karena waktu itu adalah waktu untuk kita mendekatkan diri kepada Allah. Orang yang tidur setelah subuh akan kehilangan banyak hal, salah satunya rezekinya akan sempit.
Penting bagi kita untuk mempertimbangkan pandangan kesehatan dan ajaran Islam mengenai tidur setelah sahur. Meskipun ada kecenderungan untuk segera tidur setelah makan sahur, namun dari perspektif kesehatan, hal ini bisa berdampak negatif terutama bagi lambung dan pencernaan.
Tidur langsung setelah makan dapat mengakibatkan gangguan pencernaan seperti mulas, kembung, dan gangguan tidur, karena tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan dengan baik sebelum beristirahat. Oleh karena itu, disarankan untuk memberikan jeda waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam setelah makan sahur sebelum tidur untuk menghindari gangguan pencernaan dan memastikan tidur yang nyaman.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
