
Ruang sholat Masjid Taqwa Sekayu Semarang yang masih memiliki empat tiang asli.
JawaPos.com–Masjid tua di Pulau Jawa banyak dibangun Walisongo, seperti Masjid Agung Demak pada 1420. Namun, secara usia terdapat masjid yang lebih tua, yaitu Masjid Taqwa Sekayu.
Masjid Taqwa Sekayu di antara kepadatan rumah dan bangunan-bangunan di perkampungan wilayah Sekayu, Semarang Tengah, Kota Semarang. Dilansir dari Radar Semarang (Jawa Pos Group), masjid itu berdiri pada 1413, tujuh tahun sebelum Masjid Agung Demak berdiri.
”Informasinya memang seperti itu. Masjid ini (Masjid Taqwa Sekayu) lebih tua dari Masjid Agung Demak,” tutur Ketua Takmir Masjid Taqwa Sekayu Kurnia Fachrurrozy.
Dia menjelaskan, awalnya masjid itu bernama Masjid Pekayuan. Mulanya masjid berdiri dengan rupa yang sederhana dibangun dari kayu, beratap rumbia, bertiang bambu, dan berlantai tanah.
Peran Kiai Kamal, seorang murid Sunan Gunung Jati, menjadi awal mula pendirian masjid itu. Berdasar informasi di laman jatengprov.go.id, Kiai Kamal atas perintah Sunan Gunung Jati mengumpulkan kayu yang akan digunakan mendirikan Masjid Agung Demak.
Kayu-kayu tersebut didatangkan dari berbagai daerah. Seperti Kedungjati, Ungaran, Ambarawa, Purwodadi, dan Kendal. Usai dikumpulkan, barulah kayu-kayu itu dibawa menuju Morodemak, Demak oleh para santri melalui laut menggunakan getek atau perahu sederhana. Berdasar kisah itu, nama asli masjid dikenal dengan Masjid Sekayu.
”Secara sejarahnya berawal dari Mbah Kiai Kamal yang saat itu diberikan perintah sama gurunya untuk masuk ke Sekayu mengembangkan agama Islam,” ucap Fachrurrozy.
Meski telah mengalami pemugaran, Masjid Taqwa Sekayu masih mempertahankan beberapa bagian yang menjadi bukti peradaban Islam di Jawa Tengah terutama di Kota Semarang. Bagian tersebut seperti kubah, tiang besar di dalam masjid, pintu, dan sumur.
Di Kampung Sekayu itu pula makam sang pendiri, Kiai Kamal dimakamkan. Berdampingan dengan pendiri masjid lain, yaitu Mbah Salim dan Mbah Mergo.
Fachrurrozy menuturkan, pihaknya masih mencari peninggalan masjid tertua itu berupa bedug yang sempat dihibahkan kepada masjid lain. Dia berharap bedug tersebut ditemukan dalam kondisi yang terjaga keasliannya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
