Ilustrasi: Gusi berdarah saat puasa
JawaPos.com - Menelan air liur saat puasa tak membuatkan batalnya ibadah puasa di bulan Ramadhan ini. Namun, bagaimana ketika gusi berdarah hingga tertelan?
Tidak dapat dipungkiri bahwa, kondisi gusi yang berdarah bisa saja terjadi pada siapa saja dan kapan saja, termasuk saat puasa.
Namun, menjadi sebuah pertanyaan ketika ada darah yang muncul dari gusi ketika puasa, lantas apakah dapat membatalkan ibadah ini?
Dikutip dari nu.or.id, bahwa dalam mazhab syafi’i, menelan air liur itu tidak membatalkan puasa, selama air liur tersebut tidak tercampur apapun.
Sebaliknya, jika air liur tersebut tidak murni lagi, alias tercampur oleh perkara lain baik suci seperti ingus, atau perkara najis seperti darah gusi, maka menelan air liur dalam kondisi ini dapat membatalkan puasa.
Namun, hukum ini tidak berlaku secara umum, melainkan terdapat beberapa pengecualian dalam kondisi tertentu.
Ketika seseorang mengalami cobaan, yakni mengalirnya darah gusi secara terus-menerus, atau mengalir pada sebagian besar waktu yang digunakan untuk berpuasa, maka wajib baginya mengeluarkan darah tersebut semampunya.
Jika ternyata masih menyisakan bekas darah yang memang sulit dibuang atau sulit untuk dihindari (yasyaqqu al-ihtiraz), kemudian darah tersebut tertelan bersama air liur, maka puasanya tidak batal.
Orang yang disebut mengalami cobaan ini adalah mereka yang mengalami gusi berdarah sangat sering, alias lebih sering berdarah dari pada tidak.
Sedangkan orang yang jarang mengalami gusi berdarah, maka wajib hukumnya untuk mengeluarkan darah tersebut. Pasalnya, orang yang jarang gusinya berdarah, kemudian tertelan bersama air liur, maka puasanya batal.
Berbeda kasus lagi ketika ia merasa ragu-ragu apakah tertelan atau tidak darah gusinya bersama air liur, maka puasanya tetap sah alias tidak batal.
Untuk lebih berjaga-jaga, ketika gusi berdarah maka segeralah untuk mengeluarkannya, atau membersihkannya.
Cara mengatasi
Dikutip dari halodoc.com, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gusi berdarah ketika menjalankan ibada puasa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
