Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Maret 2024 | 20.15 WIB

Perang Takjil Sebelum Buka Puasa, Netizen: Gegara War Takjil Akhirnya Perbedaan Itu Indah Ya

Meme perang takjil dengan narasi mengharukan soal kehidupan masyarakat Indonesia. (Sumber: @squidwardpatc). - Image

Meme perang takjil dengan narasi mengharukan soal kehidupan masyarakat Indonesia. (Sumber: @squidwardpatc).

JawaPos.com - Bulan Ramadhan adalah momen yang dinantikan dengan penuh antusias oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia. Ramadhan menjadi waktu yang dianggap sangat berharga dan penuh keberkahan, di mana setiap amal kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan ganjaran yang berlimpah.

Selama bulan puasa, banyak tradisi yang dilakukan oleh masyarakat. Tidak hanya ritual seperti tarawih, sahur atau buka bersama, tetapi juga kebiasaan untuk mencari makanan dan minuman yang menjadi bagian penting dalam momen ini.

Nyatanya, bulan Ramadhan juga menjadi waktu yang spesial untuk memperkuat hubungan sosial yang harmonis antara berbagai kelompok agama, terutama di kalangan masyarakat Indonesia.

Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan fenomena berburu takjil sebelum berbuka puasa. Fenomena ini menunjukkan bahwa kegiatan mencari takjil tidak hanya dilakukan oleh umat Muslim yang sedang berpuasa, tetapi menarik perhatian umat non-Muslim.

Melalui media sosial, terlihat bahwa semangat Ramadhan tidak hanya dinanti oleh umat Muslim, tetapi juga diikuti dengan antusiasme masyarakat non-Muslim di Indonesia. “Perang takjil” ini terjadi baik antara penjual maupun pembeli, yang menjadikan suasana harmonis di masjid-masjid maupun komunitas lokal.

Ragam tanggapan unik dan lucu dari netizen Indonesia terhadap fenomena “perang takjil” yang diunggah di Instagram, TikTok, dan X (Twitter) malah menjadi sumber hiburan yang menyenangkan bagi masyarakat Indonesia.

“Ketika nonis berburu takjil. Ingat ya, takjil adalah hak kita bersama, garda terdepan untuk war takjil. Saat yang ditunggu saat bulan puasa karena cuma ada setahun sekali,” unggah @koleksiresepsj di akun TikTok miliknya Sabtu (16/3).

Dari video tersebut, respon netizen Indonesia beragam, unik dan mengundang gelak tawa. Salah satunya adalah komentar dari akun @mrboy4299 mengatakan, “Plis jangan diborong ci,” tulisnya.

Tidak hanya itu, ada pula yang memberikan surat terbuka bagi penjual takjil untuk menerapkan aturan dengan memperlihatkan KTP terlebih dahulu sebelum warga dapat membeli takjil.

“Kepada penjual takjil yang terhormat tolong terapkan aturan memperlihatkan KTP sebelum membeli, saya capek war takjil kayak war tiket konser,” candaan @faryangga pada akun TikToknya, Jumat (16/3).

Fenomena ini tentunya menarik perhatian umat Muslim lain di media sosial. Sebaliknya, daripada menghadapi perdebatan tentang takjil, mereka justru merasakan kegembiraan dan kebahagiaan.

“Nanti Paskah gantianlah kita borong semua telur, terserah kalian paskah mau pakai kinderjoy,” unggah @ig_didi_w88 dalam postingannya dengan maksud bercanda, Sabtu (17/3).

“Gimana nih woy. Mereka sudah dapat strategi pembalasan dendam . Tidak telur telur paskah ku ,” kata @justaman133 menanggapi komentar.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore