Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Maret 2024 | 19.03 WIB

Ramadan jadi Musim Bayar Zakat, Baznas Ingatkan Harus Aman Syar'i dan NKRI

 
 
 

Penyerahan bantuan kepada mustahik oleh Ketua Baznas Noor Achmad dari dana zakat di Istana Negara (13/3).

 
 
JawaPos.com - Bulan Ramadan menjadi momen bagi umat Islam untuk membayar zakat. Baik itu zakat mal, zakat profesi, maupun zakat fitrah. Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) mengingatkan pembayaran zakat harus memperhatikan aman syar'i, aman NKRI, dan aman regulasi. 
 
Pesan tersebut disampaikan Ketua Baznas Noor Achmad di sela penyerahan bantuan untuk mustahik di Istana Negara pada Rabu (13/3). Noor mengatakan pembayaran zakat harus memenuhi tiga aspek aman tersebut. Supaya dana zakat benar-benar tepat sasaran dan tepat penggunaannya. 
 
"Insya'allah kami akan terus konsisten dan menegakkan prinsip dalam pengelolaan zakat dengan 3 Aman. Yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," katanya. Aman Syar'i maksudnya zakat harus sesuai dengan ketentuan syariat agama Islam. Karena zakat adalah bagian dari kewajiban dan diatur sesuai ketentuan agama Islam. 
 
Kemudian penyaluran zakat yang aman NKRI. Maksudnya harus sesuai dengan agenda kebangsaan. Jangan sampai penyaluran zakat tidak tepat sasaran dan masuk ke kelompok radikal dan lainnya. Seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu. Berikutnya penyaluran zakat harus aman regulasi, yaitu sesuai aturan yang sudah ditetapkan negara. 
 
Noor lantas menyampaikan ada beberapa program nasional yang disiapkan Baznas. Diantara yang diserahkan di Istana Negara adalah Rumah Sehat Baznas, Rumah Layak Huni Baznas (RLHB), Beasiswa Cendekia Baznas, Santripreneur, dan Baznas Tanggap Bencana. Mereka berupaya memberikan dukungan nyata bagi masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, serta penanggulangan dampak bencana.
 
Lebih lanjut Noor menyampaikan, program-program tersebut menjadi bukti nyata dari komitmen Baznas menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara efektif dan efisien. Serta kesungguhan dalam memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. "Semua bantuan yang kami serahkan hari ini merupakan hasil dari kepercayaan masyarakat dan amanah yang diberikan kepada kami, dan kami bertekad untuk menjalankannya dengan penuh integritas dan tanggung jawab," jelasnya.
 
 
Noor menambahkan, program ini juga sesuai dengan arahan Presiden Jokowi yang menetapkan target nasional angka kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada tahun 2024. Maka, lanjutnya, seluruh program penyaluran zakat di Indonesia diarahkan pada pencapaian target tersebut. "Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia yang telah memberikan zakat, infak, dan sedekahnya. Semoga Allah senantiasa melipatgandakan kebaikan dan memberkahi setiap langkah kita dalam berbuat kebaikan bagi sesama," harapnya. 
 
 
 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore