
Ilustrasi acrophobia atau takut ketinggian. (Freepik)
JawaPos.com - Beberapa orang pasti pernah merasakan jantung berdebar kencang dan keringat dingin ketika berada di lantai atas gedung pencakar langit atau bahkan ketika naik lift dan pesawat. Hal tersebut kerap kali tidak nyaman dan membuat panik.
Meski begitu ternyata ada beberapa cara untuk mengatasi ketakutan akan ketinggian itu atau yang disebut acrophobia.
Yuk, simak lebih lanjut tentang apa itu acrophobia dan bagaimana cara mengatasinya.
Apa itu Acrophobia?
Acrophobia atau ketakutan terhadap ketinggian adalah kondisi yang melibatkan perasaan panik dan ketidaknyamanan yang intens ketika berada di ketinggian.
Beberapa orang hanya merasakannya saat berada di ketinggian ekstrem, sementara tidak sedikit yang juga merasa cemas bahkan pada ketinggian yang lebih rendah sekalipun.
Dilansir dari Healthline, Selasa (14/1), beberapa penelitian menunjukkan bahwa acrophobia adalah salah satu fobia yang paling umum.
Seorang acrophobia, tidak hanya memikirkan ketakutan ketika berada di atas ketinggian saja, namun ketidaknyamanan ini cukup kuat sampai memengaruhi kehidupan sehari-hari.
Gejala Acrophobia
Gejala utama dari acrophobia adalah ketakutan yang intens terhadap ketinggian yang ditandai dengan rasa panik dan kecemasan. Hal ini dapat menimbulkan berbagai gejala fisik dan psikologis. Berikut ini gejala fisiknya:
Berkeringat lebih banyak, nyeri dada atau rasa sesak, dan detak jantung yang meningkat saat melihat atau memikirkan tempat tinggi.
Merasa mual atau pusing saat melihat atau memikirkan ketinggian.
Gemetar dan menggigil ketika berada di ketinggian.
Merasa pusing atau kehilangan keseimbangan saat melihat ke atas atau ke bawah dari tempat tinggi.
Berusaha menghindari ketinggian, meskipun itu membuat kehidupan sehari-hari lebih sulit.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
