Ilustrasi menanam strawberry. (Sumber foto: Freepik)
JawaPos.com - Strawberry memiliki warna merah cerah, tekstur berair, dan rasa manis asam nikmat. Bahkan, wanginya yang aromatik membuatnya semakin menarik dan meningkatkan cita rasa hampir setiap hidangan.
Kaya vitamin C, serat, dan antioksidan, tidak hanya enak tapi juga bergizi. Namun, karena rasanya manis, beberapa pengidap diabetes mungkin menghindari makan strawberry. Menurut ahli gizi, mereka bisa menikmati strawberry dalam jumlah sedang.
Strawberry memiliki rasa manis dan asam, menjadi sumber vitamin serta mineral sangat baik, buah ini banyak dinikmati karena rasa dan manfaat nutrisinya. Buah kaya serat ini rendah kalori dan tinggi nutrisi seperti vitamin C dan antioksidan, itulah sebabnya strawberry dianggap bermanfaat bagi pengidap diabetes.
Dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Sabtu (2/3), berikut 5 cara strawberry justru membantu mengelola diabetes:
Meski memiliki rasa manis alami, strawberry memiliki indeks glikemik rendah berarti mereka dapat membantu mencegah lonjakan dan penurunan kadar glukosa darah.
Strawberry kaya akan serat makanan yang memperlambat penyerapan gula dan meningkatkan kadar gula darah. Selain itu, serat juga meningkatkan pencernaan dan rasa kenyang, membantu mengatur berat badan, faktor penting lainnya dalam pengelolaan diabetes.
Sebuah penelitian dari Food and Nutrition menunjukkan stroberi kaya akan antioksidan seperti antosianin yang memiliki sifat antiinflamasi, antikanker, dan antimikroba.
“Efek anti-inflamasi pada strawberry diketahui dapat menurunkan resistensi insulin,” kata ahli gizi Rohini Patil.
Obesitas jadi penyebab utama diabetes. Mengonsumsi strawberry membantu mengatur berat badan karena rendah kalori dan memiliki kandungan air tinggi.
Diabetes meningkatkan risiko masalah jantung. Strawberry mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol LDL jahat, mengurangi stres oksidatif, dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.d
Dapat disimpulkan bahwa semua manfaat mengonsumsi strawberry ini justru dapat bermanfaat bagi pengidap diabetes. Namun, penting untuk memperhatikan ukuran porsi karena buah merah tersebut mengandung karbohidrat memicu lonjakan kadar gula darah jika dimakan berlebihan.
“Satu cangkir irisan strawberry mengandung sekitar 11 gram karbohidrat, 2,9 gram di antaranya serat makanan. Oleh karena itu, memasukkan strawberry dalam jumlah sedang bersama dengan makanan indeks glikemik rendah lainnya membantu pengidap diabetes mengelola kadar gula darahnya secara efektif,” saran Patil.
Perlu diketahui, strawberry dapat menjadi bagian dari diet seimbang, bahkan jika individu mengidap diabetes. Berikut cara mengonsumsi strawberry yang benar:

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
