
Ilustrasi seseorang mengalami panic attack./sumber : freepik
JawaPos.com – Panic attack dapat terjadi kapan saja dan dimanapun Anda berada, serangan ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dengan menunjukkan gejala seperti, jantung berdebar dengan cepat, terasa mual, tidak dapat bernapas normal, dan mungkin terasa seperti mau mati atau gila.
Panic attack biasanya dipicu oleh tingkat stres yang tinggi, atau saat seseorang merasa tertekan akan sesuatu hal dan tidak bisa keluar dari situasi tersebut.
Namun, Anda bisa mengurangi rasa panik agar tidak memperparah kondisi mental.
Melansir dari laman Medical News Today, yang ditinjau oleh doktor psikolog klinis, Alex Klein, Psy.D, pada (14/4/2023), menyebutkan ada sebelas cara yang bisa kamu terapkan agar kamu tidak terjebak selamanya saat mengalami panic attack.
1. Tarik napas dalam-dalam
Panic attack dapat menyebabkan pernapasan menjadi cepat, dan rasa sesak di dada yang dapat membuat nafas menjadi pendek.
Jenis pernapasan seperti ini dapat memperburuk perasaan cemas dan tegang pada seseorang.
Sebaliknya, cobalah bernapas secara perlahan dan dalam, kemudian fokuskan konsentrasi pada setiap napas. Tarik napas dalam-dalam dari perut, dan isi paru-paru secara perlahan sambil menghitung satu sampai empat saat menarik dan membuang napas.
2. Temukan tempat yang membuatmu tenang
Keramaian dan suara sering kali dapat memperparah serangan panik. Maka, cobalah mencari tempat yang lebih tenang. Duduk di tempat yang tenang juga akan menciptakan ruang mental bagi penderita panik, dan akan memudahkan untuk fokus pada pernapasan dan strategi pemulihan.
3. Fokus pada suatu objek
Ketika Anda mengalami banyak pikiran, hingga perasaan yang campur aduk. Cobalah untuk berkonsentrasi pada sesuatu yang bersifat fisik di sekitar, agar dapat membantumu tidak terjerat dalam kepanikan lebih dalam.
Berfokus pada satu rangsangan dapat mengurangi rangsangan lainnya. Saat Anda melihat sesuatu benda, kamu mungkin akan memikirkan bagaimana rasanya, siapa yang membuatnya, dan apa bentuknya.
Teknik ini merupakan salah satu cara yang bisa membantu untuk mengurangi gejala serangan panik.
Jika kamu mengalami serangan panik secara berulang, Anda dapat membawa benda yang disukai untuk membantu tetap tenang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
