Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 November 2023 | 17.00 WIB

Mengalami Panic Attack? Jangan Khawatir, Lakukan 11 Cara Ini untuk Menguranginya

Ilustrasi seseorang mengalami panic attack./sumber : freepik - Image

Ilustrasi seseorang mengalami panic attack./sumber : freepik

JawaPos.com – Panic attack dapat terjadi kapan saja dan dimanapun Anda berada, serangan ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dengan menunjukkan gejala seperti, jantung berdebar dengan cepat, terasa mual, tidak dapat bernapas normal, dan mungkin terasa seperti mau mati atau gila.

Panic attack biasanya dipicu oleh tingkat stres yang tinggi, atau saat seseorang merasa tertekan akan sesuatu hal dan tidak bisa keluar dari situasi tersebut.

Namun, Anda bisa mengurangi rasa panik agar tidak memperparah kondisi mental.

Melansir dari laman Medical News Today, yang ditinjau oleh doktor psikolog klinis, Alex Klein, Psy.D, pada (14/4/2023), menyebutkan ada sebelas cara yang bisa kamu terapkan agar kamu tidak terjebak selamanya saat mengalami panic attack.

1. Tarik napas dalam-dalam

Panic attack dapat menyebabkan pernapasan menjadi cepat, dan rasa sesak di dada yang dapat membuat nafas menjadi pendek.

Jenis pernapasan seperti ini dapat memperburuk perasaan cemas dan tegang pada seseorang.

Sebaliknya, cobalah bernapas secara perlahan dan dalam, kemudian fokuskan konsentrasi pada setiap napas. Tarik napas dalam-dalam dari perut, dan isi paru-paru secara perlahan sambil menghitung satu sampai empat saat menarik dan membuang napas.

2. Temukan tempat yang membuatmu tenang

Keramaian dan suara sering kali dapat memperparah serangan panik. Maka, cobalah mencari tempat yang lebih tenang. Duduk di tempat yang tenang juga akan menciptakan ruang mental bagi penderita panik, dan akan memudahkan untuk fokus pada pernapasan dan strategi pemulihan.

3. Fokus pada suatu objek

Ketika Anda mengalami banyak pikiran, hingga perasaan yang campur aduk. Cobalah untuk berkonsentrasi pada sesuatu yang bersifat fisik di sekitar, agar dapat membantumu tidak terjerat dalam kepanikan lebih dalam.

Berfokus pada satu rangsangan dapat mengurangi rangsangan lainnya. Saat Anda melihat sesuatu benda, kamu mungkin akan memikirkan bagaimana rasanya, siapa yang membuatnya, dan apa bentuknya.

Teknik ini merupakan salah satu cara yang bisa membantu untuk mengurangi gejala serangan panik.

Jika kamu mengalami serangan panik secara berulang, Anda dapat membawa benda yang disukai untuk membantu tetap tenang.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore