Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 November 2023 | 18.17 WIB

Kampanyekan Isi Piringku, Kemenkes Pekenalkan Pedoman Konsumsi Makanan Seimbang

Isi Piringku - Image

Isi Piringku

JawaPos.com - Makan sebaiknya bukan hanya sekadar kenyang, namun juga memenuhi nutrisi dan menjaga kesehatan tubuh. Zat-zat yang terkandung dalam konsumsi makanan dan minuman akan membawa pengaruh terhadap sistem tubuh.

Makan menentukan nutrisi asupan gizi yang tepat penting bagi semua orang untuk menjaga kesehatannya.

Dilansir dari laman Kemkes, terdapat pedoman gizi seimbang yang dinamakan dengan Isi Piringku.

Isi Piringku merupakan pedoman yang disusun oleh Kementerian Kesehatan guna mengampanyekan konsumsi makanan yang sesuai dengan gizi seimbang. Dalam satu piring setiap kali makan, setengah piring diisi dengan sayur dan buah, sedangkan setengahnya lagi untuk makanan pokok dan lauk pauk.

Pedoman ini juga menganjurkan untuk mengonsumsi 8 gelas air setiap hari, melakukan aktivitas fisik 30 menit, serta mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Dalam satu piring sebaiknya berisi dengan berbagai macam asupan bernutrisi, seperti karbohidrat, protein, mineral, dan vitamin.

Tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua jenis zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Karenanya, penting memiliki komposisi pangan yang beragam seperti anjuran pedoman Kementerian Kesehatan.

Mencukupi sumber protein yang dibutuhkan tubuh bukan hanya dengan memakan daging merah. Ikan bisa menjadi sumber protein utama bagi keluarga di Indonesia. Hal ini juga tidak lepas dari Indonesia sebagai negara kelautan yang kaya dengan berbagai jenis ikan.

Dalam setiap sajian makanan, masyarakat juga perlu memperhatikan kandungan gula, garam, dan lemak. Batasan konsumsi gula, garam, dan lemak yang disarankan adalah sebagai berikut.

1. Gula
Tidak lebih dari 50 gr atau hanya empat sendok makan. Gula merupakan salah satu sumber energi yang dibutuhkan manusia. Namun tidak boleh dikonsumsi berlebihan karena dapat menyebabkan diabetes.

2. Garam
Tidak lebih dari 2000 mg natrium/sodium atau hanya satu sendok teh. Garam yang mengandung natrium dan sodium, jika dikonsumsi dalam jumlah sedikit akan mengatur kandungan air dalam tubuh. Jika berlebihan akan menyebabkan hipertensi atau stroke.

3. Lemak
Hanya seberat 67 gr atau sekitar lima sendok makan minyak. Sedangkan lemak diperlukan sebagai cadangan energi. Namun dapat juga meningkatkan risiko penyakit jantung hingga kanker.

Pengenalan zat gizi yang dilakukan oleh pemerintah merupakan bentuk penanganan masalah pangan masyarakat.

Sejumlah perubahan pola makan, ketahanan sistem pangan, hingga mengenalkan menu bernutrisi menjadi perhatian untuk masa depan yang sehat.

Kementerian Kesehatan mengeluarkan pedoman yang bernama Isi Piringku, yang berisi anjuran asupan nutrisi bagi masyarakat Indonesia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore