Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Oktober 2023 | 21.22 WIB

Peneliti Ungkap Penyakit Demensia Meningkat 3 Kali Lipat Pada Tahun 2050 Mendatang, Orang Asia Paling Rentan

Ilustrasi penderita penyakit Demensia - Image

Ilustrasi penderita penyakit Demensia

JawaPos.com – Peneliti menemukan fakta bahwa orang Asia memiliki banyak resiko terkena penyakit demensia.

Tentunya hal ini mendorong upaya yang lebih besar dalam mengatasi kesenjangan kesehatan.

Dilansir dari The Guardian, Kamis (12/10), jumlah orang dewasa yang mengidap demensia di seluruh dunia akan meningkat hampir tiga kali lipat menjadi 153 juta pada tahun 2050.

Para ahli mengatakan penyakit ini memberikan ancaman besar dan berkembang pesat terhadap sistem kesehatan dan layanan sosial di masa depan di setiap komunitas, negara, dan benua.

Para peneliti telah lama mengetahui bahwa beberapa faktor risiko terbesar demensia, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes, lebih sering terjadi pada etnis minoritas.

Penelitian baru menunjukkan bahwa beberapa faktor risiko tidak hanya lebih umum terjadi pada etnis minoritas atau kulit hitam.

Namun etnis minoritas juga mempunyai dampak yang lebih besar terhadap risiko terkena penyakit ini dibandingkan dengan orang kulit putih.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Plos One tidak menjelaskan alasannya, namun para peneliti mengatakan tampaknya dampak faktor risiko seperti diabetes dan obesitas “lebih besar” di antara beberapa kelompok etnis.

Sebuah tim yang dipimpin oleh Naaheed Mukadam, dari University College London, mempelajari hubungan antara faktor risiko dan demensia menggunakan data kesehatan 865.674 orang dewasa di Inggris antara tahun 1997 dan 2018.

Tim peneliti menemukan 12,6% dari kelompok tersebut menderita demensia, sekitar 16% berkulit putih, 8,6% berasal dari Asia Selatan, 12,1% berkulit hitam, dan 9,7% berasal dari kelompok etnis minoritas lainnya.

Mereka menilai faktor risiko yang terkait dengan demensia pada pasien, yaitu obesitas, diabetes, gangguan tidur, tekanan darah tinggi, dan dislipidemia serta ketidakseimbangan lipid yang dapat menyebabkan penyakit jantung.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore